BeritaLokal, Jakarta – Brasil kembali bertemu Norwegia di Piala Dunia 2026. Kenangan pahit edisi 1998 dan performa impresif kedua tim membuat duel ini layak dinantikan. Pada babak 16 besar, dua negara yang pernah mengubah cerita sepak bola dunia kembali bertemu di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (6/7/2026). Pertandingan, yang berlangsung pada fase gugur, menjadi momen penting bagi kedua tim yang telah menunjukkan kekuatan dalam perjalanan menuju perempat final.
Pertemuan terakhir Brasil dan Norwegia di Piala Dunia terjadi pada fase grup 1998 di Prancis. Kala itu, Brasil unggul melalui Bebeto pada menit ke-78 sebelum Norwegia membalas dengan gol Tore Andre Flo dan penalti Kjetil Rekdal, mengakhiri pertandingan 2-1. Hasil ini menjadi kemenangan historis bagi Norwegia, yang berhasil lolos ke babak 16 besar sementara Brasil tetap melaju hingga final edisi tersebut. Sekarang, situasi berbeda karena fase gugur mengharuskan kedua tim memperbaiki performa dengan kesempatan terbatas.
Brasil kembali membawa modal pemenangan dramatis 2-1 atas Jepang di babak 32 besar, yang dipicu oleh Gabriel Martinelli pada menit akhir. Pemain asal Brasil ini menjadi penentu kemenangan setelah pertandingan berjalan ketat hingga menit-menit terakhir. Di sisi lain, Norwegia mengalami kebangkitan setelah 28 tahun penantian, dengan Erling Haaland yang terus menunjukkan ketajaman sepanjang turnamen. Kebangkitan ini memperkuat perasaan bahwa tim asal Oslo mampu menghadapi raksasa Amerika Selatan.
Sementara itu, Brasil kembali memiliki pemain andalannya, Vinicius Junior, yang telah mencetak empat gol sepanjang turnamen. Carlo Ancelotti mengatakan bahwa Norwegia memiliki struktur permainan kuat dan kekuatan fisik yang mempertahankan fokus selama laga. “Saya rasa tidak ada rencana khusus untuk menghentikan Haaland,” ujarnya. “Semua orang tahu cara dia bermain. Norwegia adalah tim tangguh, memiliki organisasi permainan yang sangat baik. Kami harus tampil dalam performa terbaik, dan saya yakin kami mampu melakukannya karena penuh kepercayaan diri setelah melewati laga sulit melawan Jepang,” tambah Ancelotti.
Pertandingan ini menampilkan dua tim yang kembali menghadapi tantangan historis, dengan kesempatan untuk memperkuat reputasi mereka di Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Kekuatan dan Tantangan di Babak Perempat Final
9 Juli 2026
Deschamps Tidak Takut Wasit Argentina di Piala Dunia 2026
9 Juli 2026
Prancis Dituntut Lebih ‘Kejam’ di Depan Gawang saat Melawan Maroko dalam Perempat Final Piala Dunia 2026
9 Juli 2026
Justin Bieber & Shakira Join FIFA Halftime Show 2026
9 Juli 2026
Timnas Brasil Kembali ke Rio Dengan Satu Pemain: Tantangan dan Perjuangan
9 Juli 2026
Grassroots Piala Presiden 2026: Fondasi Sepak Bola Indonesia Dipupuk
8 Juli 2026
Tanda ‘X’ Pelatih Mesir Memicu Kontroversi di Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Drama Perjalanan Semifinal 2022 antara Prancis dan Maroko krusial untuk babak empat besar Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Memuat komentar...