Bocoran iOS 27 Jelang WWDC 2026, 4 iPhone Ini Disebut Absen

Apple dipastikan tidak membawa iOS 27 keempat model iPhone ini, di manasoftware itu baru hadir September 2026 bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Pro.

PerbesariOS 27 Diumumkan di WWDC 2026, Pengguna iPhone Ini Wajib Cek.

, Jakarta – Apple akan memperkenalkan iOS 27 secara resmi malam ini dalam ajang Worldwide Developers Conference atau WWDC 2026 pada 8 Juni waktu setempat. Bagi pengguna di Indonesia, keynote Apple ini bisa ditonton pada 9 Juni dini hari WIB.

Sebelum pengumuman resmi itu tiba, bocoran dari 9to5Mac sudah mengungkap daftar iPhone yang tidak akan kebagikan update besar itu atau tidak masuk dalam daftar perangkat kompatibel dengan iOS 27.

Keempat iPhone kabarnya tidak kebagian update besar iOS 27 tahun ini adalah iPhone SE generasi kedua atau iPhone SE 202, iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max, sebagaimana dikutip dari 9to5Mac, Senin (8/6/2026).

 

Daftar iPhone Kebagian iOS 27:

Berikut adalah daftar lengkap iPhone apa saja yang akan kebagian update iOS 27:

  • iPhone 12
  • iPhone 12 Pro
  • iPhone 12 Pro Max
  • iPhone 12 mini
  • iPhone 13
  • iPhone 13 Pro
  • iPhone 13 Pro Max
  • iPhone 13 mini
  • iPhone SE (2022)
  • iPhone 14
  • iPhone 14 Plus
  • iPhone 14 Pro
  • iPhone 14 Pro Max
  • iPhone 15
  • iPhone 15 Plus
  • iPhone 15 Pro
  • iPhone 15 Pro Max
  • iPhone 16
  • iPhone 16 Plus
  • iPhone 16 Pro
  • iPhone 16 Pro Max
  • iPhone 16e
  • iPhone 17
  • iPhone 17 Pro
  • iPhone 17 Pro Max
  • iPhone Air

Perlu diingat, meski iOS 27 diumumkan malam ini, pengguna umum tidak akan langsung bisa menikmati pembaruan itu. Artinya, batas minimum iPhone untuk bisa menikmati iOS 27 adalah iPhone 12. 

Seperti pola tahun-tahun sebelumnya, versi final iOS 27 baru akan mulai digulirkan secara resmi sekitar September 2026 atau bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Pro series dan iPhone Ultra.

Selama jeda antara pengumuman dan rilis resmi, Apple biasanya membuka akses beta untuk developer dan pengguna umum yang ingin mencicipi lebih awal lewat program Public Beta.

Apple Percayakan Siri Baru ke Google dan Nvidia

Apple mengambil langkah dramatis agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) dari pesaing mereka, seperti Samsung, Oppo, hingga Google.

Raksasa teknologi asal Cupertino itu dilaporkan menjalin kemitraan dengan Google dan Nvidia untuk menenagai “otak” baru Siri, sebagaimana dilansir The Information, Jumat (5/6/2026).

Laporan ini semakin memperkuat spekulasi di awal tahun soal fitur Apple Intelligence akan mengandalkan teknologi Gemini AI milik Google.

Untuk kebutuhan komputasi lebih berat, Apple disebut akan memanfaatkan infrastruktur Google Cloud yang ditopang oleh chip data center Nvidia Blackwell B200.

Kabar ini memperkuat Apple mulai membuka lebih banyak ruang bagi teknologi pihak ketiga dalam pengembangan Apple Intelligence. 

Sebelumnya, sejumlah laporan juga menyebutkan sebagian tugas atau fitur Siri generasi baru akan diproses di Google Cloud dengan model Gemini berlisensi.

Langkah tersebut sangat menarik, karena Apple selama ini banyak menekankan pemrosesan AI di perangkat atau on-device untuk menjaga privasi pengguna, terutama saat fitur AI memproses data pribadi di iPhone, iPad, Mac, dan perangkat Apple lainnya.

Namun, tidak semua permintaan AI bisa berjalan di perangkat. Untuk perintah atau tugas lebih kompleks, Siri butuh daya komputasi lebih besar. Di sinilah Google Cloud dan chip Blackwell B200.

Blackwell B200 sendiri dibuat untuk kebutuhan data center, dan berperang untuk beban kerja AI sekala besar.

Siri Lebih Pintar

Dalam laporan The Information, Apple disebut akan memakai armada chip Nvidia milik Google untuk menjalankan sebagian kemampuan Siri.

Meski mengandalkan pihak ketiga, isu privasi tetap menjadi bagian penting dari kolaborasi ini. Mengandalkan fitur confidential computing, Nvidia klaim chip mereka mampu menjaga keamanan dan mengenkripsi data saat sedang diproses.

Hal itu menjadi salah satu alasan Apple kepincut memakai infrastruktur cloud eksternal untuk sebagian kebutuhan AI Siri.

Meski begitu, skema ini tetap memunculkan pertanyaan baru. Apple sebelumnya memperkenalkan Private Cloud Compute di WWDC 2024 sebagai sistem cloud AI berjalan di server Apple berbasis Apple Silicon.

Sistem tersebut dirancang untuk memproses permintaan AI yang lebih berat tanpa melepas kendali privasi pengguna.

Apple diperkirakan akan membahas lebih detail tentang Siri dan Apple Intelligence dalam ajang WWDC 2026 pada 8 Juni nanti. Jika laporan ini benar, asisten virtual itu bisa menjadi salah satu pengumuman paling penting dalam acara tersebut. 

Bocoran iPhone Ultra Terkini

RumoriPhone Ultra (sebelumnya iPhone Fold) kembali menguat jelang debut smartphone baru Apple tersebut pada September 2026.

Tampil sebagai HP layar lipat pertama Apple, ponsel ini disebut akan membawa sistem pendingin vapor chamber. Sebelumnya, perusahaan sudah memakai teknologi ini di lini iPhone 17 Pro.

Informasi ini diungkap oleh tipster Fixed Focus Digital Camera di platform Weibo. Mengutip unggahan Fixed Focus di Weibo, Kamis (4/6/2026), Apple berhasil mendapatkan performa vapor chamber impresif untuk iPhone Ultra.

Bocoran ini menarik, karena ponsel layar lipat memiliki tantangan ruang internal lebih rumit karena bodi ponsel lebih tipis ketimbang lini smartphone pada umumnya.

Karena tampil dengan dua layar, produsen harus mengantisipasi engsel, hardware di kedua sisi bodi, baterai yang harus dibagi, dan layar fleksibel.

Dengan vapor chamber, perusahaan berbasis di Cupertino itu ingin menjaga suhu perangkat tetap stabil saat dipakai untuk tugas berat.



error: Content is protected !!