BeritaLokal, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Candaan di Aset Negara BPA Fair 2026
Di tengah proses pemulihan aset negara melalui BPA Fair 2026, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan candaan tertentu. Saat diwawancarai di Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, ia menyebut tiga peserta lelang yang tidak melunasi kewajibannya setelah memenangkan kontrak aset negara.
“Kalau begitu uangnya dikuasain kita ya? Dia harus naruh 10%,” kata Purbaya dengan nada bercanda, disambut tawa para hadirin. Ia menanyakan jenis aset yang dilelang dan berharap ada sepeda motor Harley-Davidson dalam daftar barang sitaan. “Barangnya apa, Pak? Enggak ada Harley-Davidson ya?”
Purbaya akhirnya mengaku memiliki keinginan untuk membeli motor besar asal Amerika Serikat, namun belum mendapat persetujuan dari istri. Ia menegaskan, keinginannya hanya sebagai cita-cita, tidak bisa dibeli oleh sang istri.
Berbagai Sumber Pemulihan Aset
Dalam acara tersebut, Purbaya menyebutkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp 1,03 triliun dari berbagai sumber pemulihan aset, seperti hasil lelang, penelusuran tanah bangunan, dan pengembalian aset dari perkara korupsi. Dari total nilai tersebut, sebesar Rp 978,1 miliar berasal dari lelang dalam BPA Fair 2026, sementara itu Rp 30,9 miliar dari penelusuran tanah dan bangunan serta Rp 51,6 miliar dari pengembalian aset terpidana Edi Tansil.
Kasus Edi Tansil, yang berlangsung selama puluhan tahun, menjadi bukti negara tidak akan menghentikan pengejaran aset korupsi. Purbaya menegaskan, kerugian negara tak boleh menjadi masa lalu tanpa penyelesaian. “Siapa yang merugikan negara, sampai kapan pun akan kita kejar,” katanya.
Hasil Sinergi Instansi Pemerintah
Purbaya menegaskan bahwa pemulihan aset adalah hasil sinergi berbagai instansi pemerintah dalam menjaga keuangan negara. Ia menggambarkan langkah Kementerian Keuangan akan terus kolaborasi dengan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung dan pemangku kepentingan lainnya untuk optimalkan pemulihan aset serta penyelamatan keuangan negara.
Dengan penerimaan PNBP dari BPA Fair 2026, Kementerian Keuangan berharap dapat memperkuat kapasitas fiskal negara dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.