BeritaLokal, Jakarta – Harga Emas Pegadaian Kompak Naik 13 Juni 2026: Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24
Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) melonjak kompak pada perdagangan Sabtu (13/6/2026), menggenggam tiga produk utama yaitu Antam, UBS, dan Galeri24. Dalam kantornya, laman Sahabat Pegadaian memperlihatkan data harga terkini untuk ketiga jenis emas tersebut.
Harga emas UBS naik menjadi Rp 2.709.000 per gram dari Rp 2.676.000, sedangkan harga emas Antam meningkat hingga Rp 2.818.000 per gram dari Rp 2.797.000. Sementara itu, harga emas Galeri24 melonjak menjadi Rp 2.696.000 per gram dari Rp 2.663.000. Kenaikan ini terjadi meski pasar global masih mengalami tekanan terhadap logam mulia.
Harga emas di Pegadaian tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Untuk Galeri24, harga untuk 0,5 gram adalah Rp 1.414.000, 1 gram Rp 2.696.000, 2 gram Rp 5.326.000, dan seterusnya hingga 1.000 gram yang mencapai Rp 2.612.707.000. Sementara itu, harga emas Antam mulai dari 0,5 gram sebesar Rp 1.462.000 hingga 100 gram seharga Rp 275.717.000.
UBS juga menawarkan harga emas dengan variasi ukuran, seperti 0,5 gram Rp 1.464.000, 1 gram Rp 2.709.000, dan seterusnya hingga 500 gram seharga Rp 1.313.545.000.
Kenaikan harga emas Pegadaian disebabkan oleh dinamika pasar global yang terus bergerak. Dalam analisis dari CNBC, harga emas spot pada perdagangan Sabtu (13/6/2026) mencapai US$ 4.225,73 per ounce, meski tetap mengalami penurunan mingguan sekitar 2,4%. Tekanan ini dipengaruhi ekspektasi pasar bahwa suku bunga Amerika Serikat (AS) akan kembali naik menjelang Rapat Kebijakan Moneter Federal Reserve (The Fed) pekan depan.
Analisis strategis dari Zaner Metals, Peter Grant, menyatakan bahwa inflasi masih menjadi penyebab utama tekanan terhadap emas. Ia menekankan bahwa kekhawatiran inflasi akan berdampak pada daya tarik logam mulia, bahkan jika harga minyak turun.
Sementara itu, pergerakan harga minyak dunia juga memengaruhi dinamika pasar emas. Laporan terbaru menunjukkan lonjakan harga minyak setelah muncul spekulasi antara Amerika Serikat dan Iran akan menandatangani memorandum untuk menghentikan konflik di Teluk.
Pertumbuhan harga emas di Pegadaian tidak hanya terkait dengan tren global, tetapi juga memperlihatkan kebutuhan pasar terhadap aset lindung nilai yang stabil. Meski demikian, kenaikan harga emas masih tergantung pada dinamika suku bunga dan ekspektasi ekonomi dunia.
Harga emas di Pegadaian tetap dinamis, dan perubahan harga bisa disebabkan oleh berbagai faktor pasar yang tidak terduga. Investor sebaiknya memperhatikan perubahan harga secara real-time untuk mengoptimalkan keputusan investasi mereka.