BeritaLokal, Jakarta – Prosesi siraman merupakan tradisi sakral dalam kebudayaan Jawa yang menggambarkan penghormatan terhadap alam dan kesejahteraan bersama. Pada 12 Juni 2026, aktris Jennifer Coppen memperlihatkan estetika prosesi ini melalui unggahan di Instagram dengan hashtag #SakralJawa, menarik perhatian publik yang mengagumi keindahan tata dekorasi yang menciptakan kesan harmoni antara tradisi dan modernitas.
Penggemar seni terinspirasi oleh desain dekorasi yang menggabungkan unsur alam dengan arsitektur megah, khususnya di area gazebo kaca hexagonal berbentuk simetris. Struktur ini menampilkan pilar-pilar putih bersih dan bentuk arch yang menciptakan kesan arsitektur modern namun tetap misterius. Di atasnya, rangkaian bunga segar dengan nuansa pastel-seperti mawar merah muda, putih, dan herbera-ditanamkan dalam penataan penuh perhitungan, menciptakan latar belakang foto yang fotogenik dari semua sudut pandang.
Pemandangan yang menonjol adalah kebersihan alami diperkuat oleh daun-daunan hijau yang ditata rapi di atap gazebo, memberikan kesan harmonis antara struktur dan lingkungan sekitar. Lokasi acara dipilih di resor mewah dengan pemandangan terbuka, memperkuat nuansa sakral yang menghadirkan keindahan alam sebagai bagian dari ritual.
Selain itu, dekorasi juga mencakup tata rias interior yang memadukan elemen tradisional seperti kubah bunga segar dengan pemandangan laut. Setiap sudut area dihiasi kelopak bunga yang terangkai secara khusus untuk menggambarkan perjalanan spiritual. Desain ini tidak hanya menciptakan kesan estetis, tetapi juga memperkuat makna ritual sebagai simbol pertukaran keharmonisan antara manusia dan alam.
Dalam unggahannya, Jennifer Coppen memberikan keterangan bahwa prosesi siraman dilakukan sebagai upaya menghidupkan tradisi yang semakin terpuruk di tengah modernisasi. Ia menekankan pentingnya penggabungan nilai budaya dengan kesadaran ekonomi untuk menjaga keberlanjutan ritual sekaligus memperkuat identitas masyarakat Jawa.
BeritaLokal, Jakarta