Pantai Indah Kapuk Cetak Pendapatan Rp 1,1 Triliun di Kuartal I 2026

BeritaLokal, Jakarta – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menorehkan pendapatan Rp 1,1 triliun pada kuartal pertama tahun 2026, menciptakan lonjakan laba bersih sebesar 1.027% YoY. Kinerja ini terpantau berdasarkan penerapan strategi ekspansi di sektor properti dan peningkatan pendapatan sewa dari Nusantara International Convention Exhibition (NICE).

Direktur PT PANI, Yohanes Edmond Budiman, mengungkapkan bahwa pendapatan perusahaan tercatat Rp 1,1 triliun dalam kuartal I 2026, dengan kontribusi utama berasal dari residensial (47%), kavling tanah komersial (43%), dan produk komersial seperti ruko, rukan, serta gudang (10%). “Pendapatan ini mencapai 23% dari target tahunan,” kata Budiman dalam Public Expose Live 2026.

Kinerja kuartal I 2026 juga menunjukkan pertumbuhan laba sebesar Rp 578 miliar, atau naik 1.027% YoY, terutama dari proyek PIK 2 (Pantai Indah Kapuk Industrial Park). Dalam kuartal tersebut, PANI berhasil menjual produk sebesar Rp 968 miliar, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis dan hunian.

Selain itu, pembukaan bertahap Tol KATARAJA semakin memperkuat konektivitas kawasan PIK 2 dengan Bandara Soekarno-Hatta dan jaringan tol utama Jabodetabek. Diharapkan, peningkatan aksesibilitas ini akan mendorong mobilitas masyarakat dan pelaku usaha, serta memperkuat daya saing kawasan sebagai destinasi investasi.

PANI juga menggandeng Nusantara International Convention Exhibition (NICE) sebagai pusat MICE terbesar di Indonesia. Kegiatan event nasional dan internasional yang telah diakui oleh NICE semakin memperkuat daya tarik kawasan PIK 2, menjadi pusat bisnis, hiburan, serta gaya hidup.

Dengan total aset sekitar Rp 50 triliun dan cadangan lahan sebesar 1.825 hektare, PANI menunjukkan visibilitas pengembangan jangka panjang di PIK 2. Kinerja ini mendukung rencana strategis perusahaan untuk memperkuat ekosistem kawasan dan meningkatkan nilai properti sektor pertanian.

Pendapatan yang mencapai Rp 1,1 triliun pada Q1 2026 memberikan wadah bagi PANI untuk terus memperkuat ekonomi lokal melalui penguatan infrastruktur dan bisnis di PIK 2.

error: Content is protected !!