BeritaLokal, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat sebesar 1,4% pada perdagangan Kamis, (11/6/2026), membawa pasar saham Indonesia kembali terbuka dengan semangat. Peningkatan ini disebabkan oleh pergerakan sektor-sektor yang mendominasi, seperti industri teknologi dan keuangan, sementara sektor basic industries mengalami penurunan minor.
Selain itu, IHSG tumbuh 0,0084 persen dari penutupan hari sebelumnya, mencapai level 5.988. Pada awal sesi, IHSG terpantau di posisi tertinggi 5.995,56 dan terendah 5.850,57. Sebanyak 385 saham menguat, sementara 188 melemah dan 160 diam. Volume perdagangan mencapai 456.813 kali dengan jumlah saham transaksi sebesar 6 miliar, diiringi nilai transaksi Rp 4,1 triliun.
Sektor saham teknologi tumbuh paling signifikan, naik 1,51%, sementara sektor infrastruktur menguat 1,62%. Sementara itu, sektor energi naik 0,81% dan industri melonjak 0,87%, meskipun sektor basic industries turun 0,58%. Kenaikan di sektor keuangan dan kesehatan mencapai 1,06% masing-masing.
Pada pergerakan saham individu, saham PACK mengalami penurunan 0,81% hingga Rp 246 per saham, sementara saham BRMS terperosok 2,18% ke Rp 494. Saham CUAN turun 1,37% menjadi Rp 720, dan saham HRTA mengalami kenaikan 6,49% hingga Rp 1.950.
Pengaruh dari penurunan saham BRMS dan CUAN menunjukkan ketidakstabilan di pasar, meskipun IHSG secara keseluruhan menguat. Kinerja ini memperlihatkan bahwa pergerakan saham masih dipengaruhi oleh dinamika ekonomi lokal dan global.
Dengan demikian, IHSG kembali terbuka dengan semangat, menunjukkan potensi pertumbuhan yang mungkin terjadi dalam beberapa waktu depan.