Sumur Rakyat Produksi 1.500 Barel Minyak per Hari pada Mei 2026

beritalokal.my.id, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan, produksi minyak dari sumur rakyat per Mei 2026 mencapai 1.500 barel per hari. 

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pun optimistis produksi minyak sumur rakyat akan terus meningkat. Untuk mengejar target realisasi produksi minyak siap jual atau lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari pada tahun ini.

Pemerintah pun mengajak badan usaha milik daerah (BUMD), koperasi, dan pelaku UMKM untuk mengelola sumur rakyat. Sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.

“Saat ini sudah ada 9 koperasi, BUMD, UMKM (pengelola sumur rakyat). Untuk produksinya sampai hari ini sudah meningkat hingga 1.500 barel per day, target potensinya sebesar 20.000 barel per day,” ujar Djoko dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (3/6/2026).

Adapun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera menyerap minyak produksi sumur rakyat. Khususnya setelah pemerintah memastikan aspek legalitas dalam pengelolaan sumur rakyat. 

“Jadi masyarakat juga sekarang sudah bisa mengambil hasil bumi minyak dengan baik. Tolong yang sudah dikasih tunjuk itu, tolong diambil minyaknya cepat,” kata dia dalam acara IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. 

“Ada Pertamina, saya dengar katanya laporan Pertamina masih lambat-lambat. Tolong dipercepat Pertamina,” pinta Bahlil. 

 

Pertamina Bukan Anak Emas

PerbesarMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia di Istana. Dok Bakom

Secara tegas, Bahlil tidak ingin menganakemaskan Pertamina lantaran statusnya sebagai perusahaan BUMN. Pemerintah disebutnya berkomitmen untuk memberikan perlakuan setara kepada pelaku usaha, baik perusahaan pelat merah maupun swasta. 

“Jangan kalian pikir kalian BUMN terus bisa buat lambat-lambat ya. Ini aku kasih tahu baik-baik duluan ini. Saya akan sampaikan equal treatment,” tegas dia. 

“Bagi negara berpihak kepada BUMN itu penting, tapi jauh lebih penting adalah memikirkan semua kepentingan negara. KKKS yang lain juga mempunyai kontribusi yang sama terhadap pembangunan bangsa dan negara di negara kita tercinta,” tuturnya. 

Libatkan UMKM

PerbesarKetua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Foto: beritalokal.my.id/Lizsa Egeham).

Bahlil kembali menekankan, pengusaha kecil hingga UMKM punya peran sama pentingnya di sektor hulu migas seperti para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) besar semisal Pertamina. 

“Dalam kaitannya dengan pemerataan, untuk di sektor hulu migas ini tidak hanya kita memikirkan perusahaan-perusahaan besar,” dia menekankan. 

“Saya meminta kepada teman-teman KKKS yang telah ditunjuk untuk menerima hasil crude daripada kelompok koperasi maupun UMKM yang di belakang rumahnya ada sumur minyak yang sudah terjadi selama puluhan tahun,” ucapnya.



error: Content is protected !!