beritalokal.my.id, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Rabu, (3/6/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 1,11%, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 1,37 triliun pada Selasa, 2 Juni 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham TPIA, ASII, MAPI, BUVA dan BMRI.
“IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini,” ujar Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.000-6.100 dan level resistance 6.200-6.300.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT PP London Sumatera Tbk (LSIP), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: DSSA, LSIP, JPFA, KLBF, ESSA, dan BIPI
- DSSA Buy if Break 630, dengan target dekat di 670-700. Cutloss di bawah 600.
- LSIP Spec Buy dengan area beli di 1260-1270, cutloss di bawah 1250. Target dekat di 1290-1320.
- JPFA Buy on Weakness dengan area beli di 2350-2390, cutloss di bawah 2340. Target dekat di 2440-2470.
- KLBF Spec Buy dengan area beli di 730-745, cutloss di bawah 730. Target dekat di 755-775.
- ESSA Spec Buy dengan area beli di 645-665, cutloss di bawah 645. Target dekat di 680-715.
- BIPI Buy if Break 180, dengan target dekat di 185-190. Cutloss di bawah 174.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 2 Juni 2026
PerbesarPada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 7,9% ke level 5.996,14. (beritalokal.my.id/Herman Zakharia)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan usai libur panjang, pada perdagangan saham Selasa, (2/6/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun dan sektor saham transportasi pimpin koreksi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 1,11% menjadi 6.195,42. Indeks LQ45 bertambah 1,33% menjadi 619,27. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup naik 1,1% yang didorong sektor saham energi dan perbankan. “Dari sisi lain emiten-emiten konglomerasi juga menguat hari ini, kemudian dari global investor masih mencermati perkembangan Amerika Serikat-Iran yang masih dalam tahapan negosiasi, lalu nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat,” kata dia saat dihubungi beritalokal.my.id.
Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.264,26 dan level terendah 6.143,62. Sebanyak 281 saham menguat sehingga menahan kenaikan IHSG. 389 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 2.572.956 kali dengan volume perdagangan saham 31,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.817.
Sektor Saham
PerbesarPekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)
Dari 11 sektor saham, empat sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,61%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 1,32%, sektor saham keuangan bertambah 0,27% dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,64%.
Selain itu, sektor saham transportasi tergelincir 3,33%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri melemah 0,64%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,25%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,09%.
Kemudian sektor saham kesehatan turun 2,26%, sektor saham properti merosot 1,04%, sektor saham teknologi susut 1,08%.
