BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah Valve resmi mengklarifikasi soal RLOD (Red Line of Death) pada Steam Machine yang terjadi beberapa waktu lalu, menunjukkan bahwa hal tersebut bukan pertanda kerusakan GPU. Klarifikasi ini merespons kepanikan yang muncul di komunitas teknologi setelah pengguna mengira indikator merah pada perangkat mereka adalah tanda GPU rusak.
Selain itu, Valve menyebutkan bahwa kemunculan garis merah bukan disebabkan oleh kerusakan hardware, melainkan oleh miskomunikasi internal dalam proses pemasangan LED di panel depan Steam Machine. Pihak Valve menjelaskan bahwa indikator warna merah yang terlihat sebenarnya merupakan kesalahan desain fabrikasi, bukan masalah teknis. “Lampu merah di sisi kiri menunjukkan proses memory training, sedangkan lampu merah di sisi kanan mengindikasikan kerusakan GPU,” kata Valve dalam pernyataannya.
Sementara itu, pengguna yang terganggu oleh indikator ini dianjurkan melakukan reset CMOS untuk memperbaiki masalah. Proses ini dilakukan dengan mencabut kabel daya, menekan tombol power beberapa kali, dan menahan tombol power selama 6 detik saat menyala kembali hingga lampu berkedip hijau. Setelah sistem normal, indikator akan kembali memancarkan warna biru yang aman.
Valve juga menjelaskan bahwa perangkat Steam Machine biasanya melakukan proses memory training secara otomatis setelah pembaruan BIOS untuk memastikan stabilitas performa. Kebanyakan pengguna mengira indikator merah sebagai tanda kerusakan, tetapi hal ini hanya terjadi karena posisi lampu LED yang terbalik dari blueprint asli.
Klarifikasi Valve mendesak komunitas teknologi untuk tidak menyalahkan GPU saat mengalami masalah sementara ini. Pihak Valve menekankan bahwa perangkat Steam Machine tetap aman dan bisa digunakan tanpa risiko kegagalan. “Ini bukan pertanda kerusakan, melainkan kesalahan pemasangan yang dapat diatasi dengan reset CMOS,” ucapnya.
Dengan demikian, RLOD menjadi contoh penting tentang perlu kesadaran dan pemahaman teknis dalam menghadapi masalah hardware. Valve juga menyarankan pengguna untuk memperbarui BIOS secara teratur agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Etanol dalam Bensin 2027 untuk Meningkatkan Ketahanan Energi
9 Juli 2026
Paradigm Raih Dana Rp 21,6 Triliun untuk Teknologi Crypto & AI
9 Juli 2026
Tony Blair & Prabowo: Transformasi Digital & AI di Indonesia
8 Juli 2026
Google 3 Fitur Baru yang Sudah Diujikan tapi Tidak Dirilis
8 Juli 2026
Pembentukan ColorOS Berpotensi Mengganti OxygenOS dan Realme UI
7 Juli 2026
Ketika Berhenti di Sini Film AR Eksplorasi Emosi
7 Juli 2026
Smartwatch AI: Deteksi Gejala Kesehatan yang Canggih
7 Juli 2026
Harga RAM DDR4 Samsung Melampaui DDR5, Naik 19% dalam Seminggu!
7 Juli 2026
Memuat komentar...