Google Maps Dibatasi di Korea Selatan: Alasan dan Konflik dengan Pemerintah

BeritaLokal, Seoul – Pemerintah Korea Selatan terus menekan penggunaan Google Maps di negara tersebut meskipun perusahaan teknologi global ini telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah pada akhir Februari 2026. Meski aplikasi navigasi terbesar ini sudah tersedia di seluruh perangkat Android, pengguna lokal dan wisatawan masih harus menginstal versi alternatif seperti Naver Maps atau KakaoMap untuk mendapatkan dukungan penuh layanan turn-by-turn navigation. Dalam konflik antara Google dan pemerintah, pihak-pihak terkait menilai bahwa penggunaan peta berbasis satelit dapat mengganggu keamanan nasional, terutama karena Korea Selatan masih dalam perang dengan Korea Utara selama lebih dari 70 tahun.

Selain itu, pemerintah meminta Google untuk menghapus koordinat longitude dan latitude di wilayah sensitif, termasuk markas militer, agar tidak menimbulkan risiko keamanan. Meski kesepakatan ini diterima pada akhir 2026, Google Maps masih terbatas hingga saat ini tanpa dukungan navigasi berkendara yang lengkap. Hal ini memicu persaingan kuat dengan aplikasi lokal seperti Apple Maps dan Naver Maps, yang menawarkan fitur lebih canggih dalam navigasi dan peta presisi tinggi.

Google mengklaim bahwa informasi militer tersedia dalam data satelit dan dapat dilihat melalui alternatif peta lainnya. Namun, perusahaan tetap memproses data peta berskala 1:5,000 secara lokal sebelum mengekspornya ke luar negeri, dengan syarat keamanan khusus. Pemerintah Korea Selatan juga menyatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Google untuk menghapus koordinat sensitif di Google Maps dan Street View. Sementara itu, Apple Maps tetap mendukung navigasi turn-by-turn, meskipun aplikasi ini belum mendapatkan izin resmi untuk peta presisi tinggi di wilayah tersebut.

Dengan demikian, pengguna Korea Selatan kini memiliki pilihan beragam antara Google Maps dan alternatif lokal, tergantung pada kebutuhan navigasi dan akses data yang diperlukan. Kebutuhan untuk memilih antara peta global dengan fitur lengkap atau peta lokal yang lebih presisi menunjukkan ketegangan dalam mengakses informasi geospasial yang relevan.

Artikel Terkait

0