Kabacadnas Kemhan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

BeritaLokal, Jakarta – Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Kemhan, Jakarta, Senin. Acara ini berlangsung sebagai momen penting untuk mengajak masyarakat Indonesia menjaga integritas nasional dan menegaskan peran Pancasila sebagai fondasi perdamaian global.

Dalam pidato yang disampaikan oleh Ketua Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, ditekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi simbol nasional, tetapi juga landasan moral dalam menghadapi dinamika geopolitik global. “Pancasila adalah api yang harus terus menyala di jiwa setiap warga bangsa,” kata Yudian, menegaskan kearifan dan keberlanjutan nilai Pancasila dalam membangun kesejahteraan bersama.

Upacara ini juga diisi dengan sambutan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, yang menghargai dedikasi 16 perwira Kementerian Pertahanan yang menyelesaikan masa tugas penuh. Dalam amanatnya, Sjafrie menyampaikan apresiasi terhadap para personel yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan nasional, termasuk dua perwira yang meninggal dunia. “Kepada mereka, saya ucapkan rasa hormat dan penghargaan atas konsistensi mereka di tengah tantangan tugas,” kata Sjafrie.

Selain itu, acara mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi hidup. Dalam pidato yang disampaikan Kabacadnas, ditegaskan bahwa peran Indonesia dalam diplomasi dunia dan pengiriman pasukan penjaga perdamaian PBB adalah bentuk nyata dari sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Pancasila. “Pancasila bukan hanya teori, tetapi kehidupan nyata dalam mengatasi konflik global,” kata Kabacadnas.

Acara juga diakhiri dengan penekanan pada pentingnya menjaga soliditas lembaga pertahanan melalui semangat kerja sama timbal balik, keadilan sosial, dan persatuan. Dengan demikian, upacara ini menjadi momen untuk menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi perjuangan bangsa dalam membangun sistem pertahanan yang kuat di tengah perubahan zaman.

Pemimpin Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa konsistensi nilai-nilai Pancasila akan menjadi penyangga keberhasilan Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia. “Kita harus memperkuat semangat bersama, karena Pancasila adalah tali yang mengikat seluruh bangsa untuk maju bersama,” kata Kabacadnas.

Artikel Terkait

0