Harga Kripto Melemah di Jakarta: Bitcoin dan Ethereum Turun

BeritaLokal, Jakarta – Harga kripto selama 24 jam terakhir bergerak cenderung melemah. Dari 15 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mayoritas mencatatkan penurunan harga termasuk bitcoin (BTC), meski masih ada beberapa koin yang mampu bertahan di zona hijau. Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar US$ 1,27 triliun, namun turun 1,01% ke level US$ 63.400,83. Ethereum (ETH) juga mengalami koreksi sebesar 1,54%, diperdagangkan di US$ 1.771,41.

Sementara stablecoin Tether (USDT) berada di posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar US$ 184,25 miliar, tetap stabil di level US$ 0,9993. Binance Coin (BNB) mengalami penurunan 1,43% ke harga US$ 577,49. USD Coin (USDC) naik 0,01% menjadi US$ 0,9999.

Di bawahnya, aset kripto XRP turun 2,80% ke US$ 1,11, sementara Solana (SOL) melemah 1,50% ke US$ 80,70. Tron (TRX) naik 0,66% menjadi US$ 0,3315, sementara Hyperliquid (HYPE) turun 2,07% ke US$ 69,26. Dogecoin (DOGE) mengalami koreksi terbesar sebesar 3,15% ke level US$ 0,07419.

Selain itu, Zcash (ZEC) melonjak 6,39% menjadi US$ 484,63, sementara Stellar (XLM) melemah 5,45% ke US$ 0,1888. Monero (XMR) naik 3,46% menjadi US$ 334,81, menunjukkan kinerja positif di tengah dominasi pelemahan pasar kripto.

BeritaLokal, Jakarta, XRP dan Dogecoin didominasi koreksi, sementara Zcash dan Monero menghijau di tengah tekanan pasar. Kripto lain seperti USDC dan TRX juga mencatatkan pergerakan yang tidak seimbang, dengan USDC naik tipis dan TRX menunjukkan tren positif.

Sumber: Coinmarketcap.com (8/7/2026)

Artikel Terkait

0