BeritaLokal, London – Penobatan Ratu Elizabeth II pada 2 Juni 1953 mengingatkan kita tentang sejarah yang tak terlupakan di dunia perayaan paling besar. Peristiwa ini bukan hanya menjadi simbol keberanian bangsa Inggris setelah Perang Dunia II, tetapi juga menandai dimulainya era baru dalam sejarah kerajaan dengan hiburan global yang memperkuat popularitas televisi di Inggris.
Upacara megah yang berlangsung di Westminster Abbey, London, pada hari itu menyaksikan jutaan orang dari seluruh dunia melalui siaran televisi yang masih tergolong teknologi baru. Dalam suasana pascaperang yang masih penuh tantangan, penobatan raja dan raja-raja perlu menjadi semangat baru bagi masyarakat Inggris. Momen ini juga bertepatan dengan pencapaian historis di Himalaya: Edmund Hillary dan Tenzing Norgay, pendaki asal Selandia Baru dan Nepal, berhasil mencapai puncak Mount Everest pada hari yang sama. Media Inggris menganggap pencapaian tersebut sebagai “hadiah penobatan” bagi sang ratu baru.
Dari persiapan sebelumnya yang berbulan-bulan, gaun penobatan Elizabeth II dirancang oleh desainer Norman Hartnell dengan hiasan simbol-simbol Persemakmuran. Latihan intensif di Istana Buckingham memastikan prosesi berlangsung tanpa hambatan. Meski cuaca London diguyur hujan dan angin kencang, antusiasme masyarakat tak surut. Sekitar setengah juta orang dilaporkan berkemah semalaman di sepanjang rute iring-iringan kerajaan untuk mendapatkan posisi terbaik.
Sementara itu, jutaan orang memadati jalan-jalan ibu kota Inggris, menjadikan acara tersebut salah satu perayaan publik terbesar sejarah negara. Lebih dari 20 juta warga Inggris menyaksikan penobatan melalui televisi, mempercepat popularitas media di Britania. Di Westminster Abbey, Elizabeth II mengucapkan sumpah kerajaan sebelum dimahkotai Uskup Agung Canterbury menggunakan Mahkota St. Edward. Setelah prosesi itu, ratu menyampaikan pesan kepada rakyat, menegaskan komitmennya untuk pelayanan bangsa dan Persemakmuran.
Pemerintahan Elizabeth II yang mencapai 70 tahun sejak wafatnya pada 2022 membuatnya salah satu penguasa dengan masa pemerintahan terpanjang di dunia. Momen penobatan bukan hanya mengingatkan kita tentang keberanian bangsa, tetapi juga menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Inggris dan dunia.
Artikel Terkait
Nycta Gina Dihujani Kritik Setelah Story Kebakaran Rumah
28 Juli 2026
For Revenge Rilis Spider-Man Soundtrack Baru I Miss You
28 Juli 2026
Keigo Higashino Meninggal, Penulis Misteri Jepang Legendaris
28 Juli 2026
Trailer Carrie Menangkap Emosi Korban Bullying di Comic‑Con
28 Juli 2026
Sisca Saras Menampilkan Pesona di Fashion Carnaval Jember
27 Juli 2026
Andrew Andika Beralih Bisnis Baru, Tinggalkan Dunia Hiburan
27 Juli 2026
Sule Terbuka Teddy Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah
27 Juli 2026
Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam Film, Tadah Cedera di Lapangan
27 Juli 2026
Memuat komentar...