BeritaLokal, Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menguat menjadi tertinggi sepanjang masa pada Jumat, 29 Mei 2026. Kenaikan yang signifikan tercatat di indeks Nasdaq, S&P 500, dan Dow Jones, yang mencatatkan kinerja bulanan yang menguntungkan.
Menurut laporan dari CNBC, Sabtu (30/5/2026), indeks Nasdaq ditutup naik 0,2% menjadi 26.972,62, S&P 500 meningkat 0,22% ke 7.580,06, dan Dow Jones menembus titik tertinggi intraday baru sebelumnya dengan kenaikan 363,49 poin atau 0,72%. Kebuntuan ini disebabkan oleh performa positif sektor teknologi yang mendominasi pasar.
Dell Technologies menjadi pemenang pada hari tersebut, mengalami kenaikan hampir 33% untuk mencatat hari terbaik sejak tahun 2014. Perusahaan ini melaporkan kinerja kuartal pertama yang melebihi ekspektasi dalam hal pendapatan dan laba, serta menambahkan proyeksi setahun lebih tinggi. Saham Micron Technology dan Qualcomm juga naik masing-masing 5% dan 3%, meskipun kedua saham tersebut mengalami penurunan yang signifikan bulan ini. Micron melonjak hampir 88% pada Mei, sementara Qualcomm menaikkan hampir 40%.
Selain itu, Dana SPDR Sektor Teknologi Pilihan (XLK) mencatat kenaikan hampir 20% dalam bulan tersebut, mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu. CEO dan pendiri XFUNDs by Nicholas Wealth, David Nicholas, mengatakan bahwa Dell menunjukkan potensi ekspansi pendapatan AI sebagai contoh utama. “Kami mulai dengan chip dan memori, tetapi sekarang benar-benar fokus pada infrastruktur AI yang luas,” katanya.
Sementara itu, pasar saham AS mengalami perubahan berikutnya karena kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dan Brent. Harga WTI turun 1,73% menjadi US$ 87,36 per barel, sementara Brent mengalami penurunan 1,77% ke US$ 92,05. Penurunan ini merupakan terbesar sejak April 2025 karena harga minyak turun hampir 17%. Nicholas menyebutkan bahwa risiko “angsa hitam” masih ada, tetapi firasatnya mengatakan bahwa perubahan ini akan berakhir.
Peluang pasar terbuka untuk terus meningkat, menurut Nicholas. “Pasar telah memperhitungkan banyak hal itu, tetapi saya pikir ini membuka peluang bagi pasar untuk terus bergerak lebih tinggi,” katanya.
Kebuntuan ini disertai dengan sesi perdagangan terakhir Mei yang menggabungkan peristiwa politik internasional, seperti kesepakatan antara AS dan Iran untuk memperpanjang gencatan senjata, yang diumumkan oleh Presiden dalam unggahan Truth Social. Ia menegaskan bahwa Iran harus setuju tidak akan memiliki nuklir dan menuntut pembukaan Selat Hormuz.
Artikel Terkait
Claude Opus 5: Model AI Mendekati Fable 5
27 Juli 2026
Olivia Rodrigo Tertarik Eks Wall Street Baru
24 Juli 2026
Purbaya Ulangi Diskusi Pertamina: BBM Subsidi dan Teknologi
24 Juli 2026
Jasa Marga Ubah Rest Area Jadi Tujuan Perjalanan
24 Juli 2026
AI Pekerjaan Menyudutkan Lowongan Kerja di Indonesia
24 Juli 2026
ASML Tawarkan Bonus Karyawan 20.000 Euro
21 Juli 2026
Ray-Ban Stories Jadi Smart Glasses Terbaik
20 Juli 2026
Samsung vs Google: Obrak-Urik Event Apple?
15 Juli 2026
Memuat komentar...