TransNusa Rute Langsung ke Bangkok dan Wakatobi Diperkuat

BeritaLokal, Jakarta – PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperkuat konektivitas di Asia Tenggara dan kawasan Indonesia Timur dengan rute langsung ke Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu. Ekspansi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan wisata dan bisnis, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Selain itu, TransNusa membuka rute Jakarta-Bangkok dengan frekuensi dua kali sehari, dilayani oleh pesawat COMAC ARJ21-700 dari Bandara Suvarnabhumi. Penerbangan pertama berangkat pukul 08.20 WIB dan tiba di Bangkok pukul 11.45 waktu setempat, sementara rute balik terlambat pukul 12.30 WIB hingga 15.55 WIB. Penerbangan kedua dari Jakarta menuju Bangkok berangkat pukul 16.30 WIB dan tiba di Jakarta pukul 19.55 waktu setempat, sementara rute balik terlambat pukul 20.40 WIB hingga 00.05 WIB. Tarif promosi untuk kedua rute mulai dari Rp 2.999.000 dan Rp 1.349.000, masing-masing untuk Denpasar-Waingapu dan Denpasar-Wakatobi.

Rute langsung Denpasar-Wakatobi menjadi layanan pertama dari Bali ke destinasi wisata bahari tersebut, menggantikan transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menekankan pentingnya akses transportasi untuk meningkatkan daya tarik Wakatobi, yang dikenal sebagai kawasan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Sementara itu, Waingapu di Pulau Sumba menawarkan bentang sabana, perbukitan, dan budaya lokal yang masih terjaga.

TransNusa juga membuka rute Denpasar-Waingapu empat kali sepekan dan Denpasar-Wakatobi tiga kali sepekan. Dengan penerapan tarif promosi, TransNusa berupaya menarik lebih banyak penumpang sambil memperkuat jaringan internasional. Ekspansi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan akses wisatawan ke destinasi yang belum terjangkau sebelumnya.

Rute langsung TransNusa menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas antar wilayah Indonesia Timur dan Asia Tenggara, dengan pilihan destinasi yang menarik dan berpotensi untuk meningkatkan nilai ekonomi daerah.

Artikel Terkait

0