BeritaLokal, Jakarta – Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah Diklaim Akibat Kendala Teknis, Bukan Keterbatasan Pasokan Batu Bara
Selain fokus pada krisis energi yang menimpa sejumlah daerah, berita lokal Langsa Aceh juga menyentuh masalah teknis di lapangan. Menurut Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, pemadaman listrik terjadi karena gangguan teknis yang tidak memengaruhi pasokan batu bara nasional. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PUPR, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Dwi Anggia menegaskan bahwa tidak ada keterbatasan pada pasokan batu bara sebagai sumber energi pembangkit. “Tidak ada pasokan yang menipis, hanya beberapa gangguan teknis di lapangan,” kata dia dalam wawancara dengan wartawan. Pemadaman listrik yang dirasakan masyarakat berlangsung sehari-hari dan disebutkan sebagai perbaikan terhadap kendala teknis yang masih terjadi di wilayah tertentu.
Kepastian ini dibenarkan oleh Kementerian ESDM, yang menegaskan bahwa upaya pemeliharaan jaringan listrik tetap dilakukan sesuai dengan aturan operasional. “Pemadaman listrik tidak terkait dengan keterbatasan pasokan batu bara, melainkan masalah teknis seperti kerusakan peralatan atau gangguan sirkulasi listrik,” kata Dwi Anggia.
Selain itu, berita lokal juga menyebutkan penurunan harga emas dunia pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Harga emas berjangka AS turun 3,57% menjadi US$ 4.133,30, mencapai level terendah sejak 24 November 2025. Penurunan harga ini disebabkan oleh perang Israel-Perak dan Iran yang meredup, serta harapan penyelesaian konflik di Timur Tengah.
Harga emas spot juga turun menjadi US$ 4.070,56, sementara harga perak turun hampir 3% menjadi US$ 63,40 per ounce. Platinum melemah 3,6% ke level US$ 1.664,48, sedangkan paladium naik 0,6% ke US$ 1.213,75. Penurunan harga emas dan perak ini menimbulkan risiko inflasi dan kenaikan suku bunga di pasar global.
Di sisi lain, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan usulan tambahan anggaran untuk mendukung operasional koperasi desa/kelurahan merah putih. Ia mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 1,34 triliun pada tahun 2027, membuat total pagu anggaran menjadi Rp 1,88 triliun. Ferry menegaskan bahwa program ini bertujuan mempercepat pengembangan koperasi, terutama melalui 80 ribu koperasi desa/kelurahan merah putih.
Kementerian Koperasi mengklaim pagu anggaran tahunan untuk program tersebut berdasarkan Surat Bersama Pagu Indikatif Nomor S228/MK.03/2026 dan B385/D9.PP.04.03/05/2026, tertanggal 7 Mei 2026. Ferry meminta dukungan Komisi VI DPR RI untuk mendukung usulan tersebut, mengingat tantangan yang dihadapi koperasi dalam skala besar.
Krisis listrik dan perubahan harga emas menciptakan dinamika ekonomi yang kompleks. Kementerian ESDM dan Kementerian Koperasi terus melakukan langkah-langkah untuk memastikan keandalan pasokan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penguatan koperasi. Dengan catatan, perbaikan teknis di lapangan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi ketergantungan pada pasokan batu bara.