BeritaLokal, Jakarta – Samsung Galaxy Z Fold8 kembali menjadi sorotan di dunia ponsel lipat setelah bocoran terbaru menunjukkan kemungkinan peningkatan dalam pengalaman pengguna layar. Meski sebelumnya sempat diperbincangkan soal bekas lipatan (crease) pada layar, rumor ini kembali mengguncang netizen dan pihak Samsung sendiri.
Sebagai bagian dari upaya menghadapi keluhan pengguna yang sering menilai keberadaan bekas lipatan di layar, perusahaan Korea Selatan terus berupaya meningkatkan teknologi layar. Dalam bocoran awal tahun ini, Galaxy Z Fold8 disebut akan menggunakan teknologi layar baru untuk mengurangi visibilitas crease sekitar 20 persen. Namun, pernyataan tersebut sempat terganggu oleh bocoran dari tipster Ice Universe yang menyebut bekas lipatan pada seri ini tidak akan berubah.
Pernyataan itu kemudian dijelaskan oleh Ice Universe dalam unggahannya di X (dulunya Twitter) dengan menyarankan bahwa Galaxy Z Fold8 akan memiliki tampilan layar sebagaimana Oppo Find N6. Jika bocoran tersebut benar, hal ini bisa menjadi peningkatan signifikan bagi pengguna yang mengeluh tentang bekas lipatan.
Selain itu, rumor juga menyebutkan perubahan nama lini Galaxy Z Fold8. Seri yang sebelumnya disebut Galaxy Z Fold8 kini akan dikenal sebagai Galaxy Z Fold8 Ultra, sementara versi wide berubah menjadi Galaxy Z Fold8 standar. Meski begitu, informasi tentang fitur seperti Privacy Screen dan S Pen masih dianggap sebagai rumor, meski Samsung belum mengonfirmasikan detailnya.
Bocoran terbaru tentang Galaxy Z Fold8 Wide muncul dalam video hands-on yang dibuat Sonny Dickson melalui akun @SonnyDickson. Dalam video tersebut, perangkat diduga memiliki tampilan lebih lebar dan pendek dibandingkan Galaxy Z Fold sebelumnya. Desain ini terlihat mirip dengan render yang sudah beredar di internet. Namun, belum ada penjelasan pasti tentang sumber video atau apakah itu produk resmi.
Desain Galaxy Z Fold8 Wide tampak lebih lebar dan pendek dibandingkan versi sebelumnya. Perubahan ini bisa menjadi langkah strategis untuk mengatasi kritik terhadap layar cover yang dianggap sempit. Dalam video dummy, perangkat tampil dalam warna putih, meski warna dummy tidak selalu mewakili pilihan final. Detail desain lain seperti dua kamera belakang, tombol volume dan power, serta port USB-C juga terlihat jelas.
Sebagai tambahan, celah di bagian engsel saat ponsel tertutup tampak pada video dummy, yang sering muncul dalam unit pra-produksi. Dengan demikian, detail ini bisa menjadi penanda bahwa perangkat akan segera dirilis dan telah diperbaiki.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 series diprediksi akan meluncur pada 22 Juli. Pihak Samsung masih belum mengungkapkan informasi lebih lanjut tentang teknologi layar, fitur tambahan, atau aksesori yang akan dirilis. Kedepannya, perusahaan akan memperlihatkan apakah klaim soal crease dan desain ini benar-benar terwujud dalam produk akhir.
BeritaLokal, Jakarta, Dengan menggabungkan teknologi layar baru dan perubahan desain, Samsung berharap dapat menunjukkan kualitas yang lebih baik untuk pengguna ponsel lipat. Namun, setiap perubahan harus dibuktikan melalui produk akhir.
Artikel Terkait
Galaxy Z Fold8 Ultra Ternyata Harga Mulai Rp32Jt
22 Juli 2026
Galaxy Z Fold8 Jadi Pemangku Rekor Produksi Samsung Terbesar
21 Juli 2026
One UI 9 Mulai Diuji di 3 HP Samsung, Apa Saja?
11 Juni 2026
Harga Samsung Galaxy Tab S10 Lite, Tablet Produktif 90Hz dengan S Pen Gratis dan Galaxy AI
2 Juni 2026
Apple Luncurkan iOS 26.6 Patch 75 Kerentanan Keamanan
28 Juli 2026Telkom Raih Lestari Award 2026 lewat Talent Management
28 Juli 2026
Telkom Buka Forum Nasional Fokus Ikuti Keamanan Digital
28 Juli 2026
Mode Pesawat Bikin Baterai HP Cepat Tarik Daya
28 Juli 2026
Memuat komentar...