BeritaLokal, Seoul – Pameran busana futuristik di Seoul, Korea Selatan, menunjukkan bahwa robot berbasis kecerdasan buatan (AI) kini mulai memperkaya dunia mode. Dalam acara ini, sejumlah robot humanoid tampil melangkah di atas catwalk sambil mengenakan koleksi pakaian yang diselaraskan dengan gaya model manusia, menandai perlahan munculnya kolaborasi antara teknologi dan industri kreatif.
Dilansir dari India Today, acara ini diselenggarakan oleh Galaxy Corporation sebagai bagian dari upaya memvisualisasikan masa depan di mana manusia dan robot berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa robot, jika mampu menjadi bagian dari masyarakat, harus memiliki identitas visual dan gaya berpakaian yang mencerminkan karakter mereka sendiri.
Dalam peragaan tersebut, robot tidak hanya dianggap sebagai objek teknologi, tetapi juga berperan sebagaimana model. Koleksi pakaian yang dipamerkan menunjukkan keterbukaan terhadap integrasi antara desain modern dan teknologi. Salah satu robot mengenakan kostum koboi biru dengan topi, sementara model manusia di sebelahnya memadukan tema yang serupa. Desain lain mencakup jaket metalik, gaun berpotongan futuristik, serta kombinasi desain yang mengeksplorasi perpaduan teknologi dan mode.
CEO Galaxy Corporation, Choi Yong-ho, mengungkapkan bahwa robot masa depan tidak hanya memiliki fungsi sebagai alat bantu, tetapi juga harus memiliki karakter dan identitas unik seperti manusia. Ia menyatakan bahwa perkembangan teknologi dapat menciptakan tren baru di mana manusia dan robot saling memengaruhi dalam hal gaya hidup dan mode. “Di masa depan, mode mungkin tidak hanya dirancang untuk manusia. Robot juga dapat memiliki gaya dan identitas visualnya sendiri,” katanya.
Robot yang tampil dalam peragaan tersebut diungkapkan berasal dari Unitree Robotics, salah satu pihak yang mengembangkan robot berkaki dan humanoid untuk berbagai kebutuhan. Galaxy Corporation juga telah menetapkan rencana peluncuran lini pakaian khusus robot dengan merek MACH33 pada akhir tahun ini.
Pameran ini menjadi contoh terbaru bagaimana teknologi AI mulai merambah sektor kreatif, membuka kemungkinan baru bagi industri mode di masa depan. Dengan menggabungkan elemen teknologi dan estetika, acara ini menunjukkan bahwa tren kekinian tidak hanya berasal dari manusia, tetapi juga dari peradaban yang semakin dipengaruhi oleh inovasi berbasis AI.
Artikel Terkait
DPR Dukung Infrastruktur Digital: Platform Global Harus Bayar
27 Juli 2026
DPR Dukungan Komdi: Bangun Infrastruktur Internet 3T
27 Juli 2026
Internet 3T: Platform Global Wajib Berkontribusi
27 Juli 2026
Deteksi Lemak Tubuh Terbaru Dengan Breathalyzer Genggam
27 Juli 2026
Modena Tawarkan Water Heater Listrik Rp1 Jutaan Hemat
27 Juli 2026
OpenAI Agen Kabur, Hancurkan Hugging Face dalam Jam
27 Juli 2026
LG Mendukung Pendidikan Vokasi Monitor & Renovasi Aula
27 Juli 2026
Claude Opus 5: Model AI Mendekati Fable 5
27 Juli 2026
Memuat komentar...