Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 3 Juni 2026

BeritaLokal, Jakarta – Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (3/6/2026) mengalami stabilitas setelah anjlok tajam sebelumnya. Data dari situs resmi Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam terpantau di Rp 2.774.000 per gram, sama seperti pada hari Selasa kemarin. Harga buyback emas Antam juga turun secara serupa, tetap dipatok Rp 2.584.000 per gram.

Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di Kamis (29/1/2026) sebesar Rp 3.168.000 per gram, sementara harga buyback berada di level Rp 2.989.000. Harga ini menunjukkan tren kenaikan yang signifikan sejak bulan lalu, meski terbatas pada perekonomian global yang masih dalam kondisi dinamis.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas Antam untuk berbagai ukuran:, 0,5 gram: Rp 1.437.500, 1 gram: Rp 2.774.000, 2 gram: Rp 5.498.000, 3 gram: Rp 8.229.000, 5 gram: Rp 13.685.000, 10 gram: Rp 27.290.000, 25 gram: Rp 68.060.000, 50 gram: Rp 135.955.000, 100 gram: Rp 271.760.000, 250 gram: Rp 679.090.000, 500 gram: Rp 1.357.900.000, 1.000 gram: Rp 2.714.600.000

Harga Emas Dunia Melonjak Hari Ini
Perdagangan Selasa (Rabu waktu Indonesia) memperlihatkan kenaikan harga emas dunia sebesar 0,3% ke US$ 4.519,90 per ons, menurut CNBC. Pergerakan ini terkait dengan dinamika geopolitik di Timur Tengah dan komunikasi antara Trump dan Iran. Analis pasar dari Forex.com, Fawad Razaqzada, mengatakan bahwa harga emas sangat bergantung pada faktor makroekonomi seperti harga minyak, imbal hasil obligasi, serta pergerakan dolar AS.

Menanti Arah Pasar dan Sentimen Geopolitik
Pasar saat ini cenderung “wait and see” karena para pelaku memilih menunggu kepastian dari situasi di Timur Tengah. Kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) juga menjadi fokus, dengan data ekonomi AS seperti laporan ketenagakerjaan ADP dan Non-Farm Payroll akan menjadi penentu arah pergerakan harga emas. Meski demikian, Commerzbank memotong proyeksi harga emas untuk akhir tahun 2026 menjadi US$ 4.800 per troy ounce, meskipun tetap mempertahankan target US$ 5.200 untuk 2027.

Fokus Data Tenaga Kerja AS dan Proyeksi Harga
Pada minggu ini, investor juga mengamati rilis data ekonomi penting dari AS, seperti laporan ketenagakerjaan ADP dan Non-Farm Payroll. Meski harga emas tradisional dianggap sebagai instrumen lindung nilai, daya tariknya sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) cenderung meredup saat suku bunga tinggi. Commerzbank tetap mempertahankan target harga emas di US$ 5.200 untuk 2027, meski proyeksi akhir tahun ini terjadi penurunan.

Harga emas dunia dan pasar antam terus dinamis karena faktor geopolitik, ekonomi global, serta pergerakan dolar AS. Investor harus memantau dinamika terkait kebijakan moneter dan kondisi di Timur Tengah untuk menilai arah harga emas di masa depan.

Artikel Terkait

0