Proyek Sekolah Rakyat di 11 Titik Tambahan Segera Dilelang

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, pembangunan Sekolah Rakyat juga sempat hadapi tantangan.

PerbesarMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gunungkidul, Minggu (5/10/2025) siang (/Hendro Ary Wibowo)

, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU), Dody Hanggodo mengungkap rencana lelang proyek pembangunan Sekolah Rakyat di 11 titik tambahan. Targetnya, kontrak pengerjaan bisa tercapai pada Juli 2026.

Dody mengatakan, 11 titik tambahan Sekolah Rakyat ini untuk melengkapi pembangunan di 93 titik yang akan rampung pada 20 Juni 2026 mendatang. Dia bilang, proses lelang akan dilakukan bulan ini.

“Yang berikutnya untuk tambahannya, ada 11 yang sudah akan kita lelang. Mudah-mudahan dalam Juni ini bisa selesai dan Juli kita tanda tangan kontrak,” ungkap Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Dengan kontrak diteken Juli 2026, target konstruksinya bisa selesai pada Desember 2026. “Ini untuk yang kita targetkan by Desember selesai, sehingga yang kekurangan kemarin ini di 93 (titik) ini bisa tertampung di 11 ini,” imbuhnya.

Dody menjelaskan, jika digabung jumlah keseluruhannya mencapai 104 titik Sekolah Rakyat. Namun, sebagian pembangunan terkendala masalah lahan dan aspek lainnya. Sehingga, 11 titik ini baru bisa masuk penawaran lelang pada bulan ini.

“Harusnya targetnya total 100 ya. Cuman kemarin ada beberapa lokasi yang lahannya belum siap dan seterusnya, dan ini kebetulan sudah siap dan kita sekarang langsung lelang,” urai Dody.

Pembangunan 93 Sekolah Rakyat

Sebelumnya, Dody mengungkap, progres terbaru pembangunan Sekolah Rakyat di 93 titik. Targetnya, hampir seluruh bangunan bisa rampung pada 20 Juni 2026 mendatang. Dody menjelaskan, secara umum, konstruksi Sekolah Rakyat sudah mencapai 70 persen. Percepatan pembangunan terus dikebut setiap harinya.

“Sekolah rakyat itu progres rata-rata untuk 93 lokasi sekitar hampir 70 persen. Jadi per hari itu kita kejar rata-rata 1 sampai 2 persen ada yang kita kejar sampai 3 persen, tergantung lokasi,” ujar Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

 

Ada Perbaikan Proses Pembangunan

PerbesarMenteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo di Ditjen SDA, Kementerian PU, Jumat (9/4/2026). (Foto:/Immanuel Christian)

Dia menjelaskan, sudah ada perbaikan proses pembangunan di beberapa daerah yang sempat tertinggal sebelumnya. Di antaranya, Singkawang, Brebes, Dharmasraya, Cilacap, hingga Lombok Utara yang sudah mulai jauh membaik.

“Memang ada beberapa kendala tapi dengan BUMN Karya saya sudah koordinasi hampir tiap hari dengan COO Danantara Pak Dony. Kalau mereka punya kesulitan finansial atau apapun misalnya itu bisa dibantu sehingga progresnya tidak terhambat,” katanya.

Dody mengakui ada sedikit hambatan mengenai proses pengerjaannya karena sebagian pekerja konstruksi libur saat Hari Raya Idul Adha. Meski, beberapa wilayah lain tetap mengejar target penyelesaiannya.

Kejar Target 20 Juni 2026

Dody memperkirakan tidak seluruh titik bisa rampung. Namun, dia tetap mengejar sebanyak mungkin Sekolah Rakyat selesai dibangun.

“Tapi juga saya akui bahwa mungkin dari 93 lokasi tidak semua. Mungkin 80 persenan plus itu mudah-mudahan kita upayakan maksimal bisa selesai. Tapi tetap saya upayakan 93 lokasi itu bisa benar-benar selesai di 20 Juni,” tuturnya.

Dia menuturkan, setiap kontraktor tengah mempercepat proses oembangunannya untuk bisa mengejar target sebelum dimulainya tahun ajaran baru. “Jadi semua penyedia jasa sepertinya memang sedang optimis, sedang berlari kencang untuk ngejar 20 Juni bisa selesai,” imbuh Dody.



error: Content is protected !!