BeritaLokal, Jakarta – Pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI: Empat Kandidat Berebut Visi Ekonomi Nasional
Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Lampung akan menjadi ajang penentuan calon ketua umum BPP Hipmi periode 2026-2029. Empat kandidat-Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Suhaeli Kalla, dan Anthony Leong-menggandengkan visi membangun HIPMI sebagai mesin penggerak ekonomi nasional.
Reynaldo Bryan: Representasi Papua dengan Fokus Pembiayaan UMKM
Reynaldo Bryan, pengusaha asal Papua, saat ini menjabat Bendahara Umum BPP Hipmi. Ia menekankan pentingnya akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku usaha muda di daerah, terutama di luar Jawa. Dalam kampanyenya, Bryan memperkuat komitmen untuk meningkatkan kapasitas usaha kreatif dan menggerakkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah terpencil.
Ade Jona Prasetyo: Politisi Gerindra dengan Pemimpin HIPMI Sumatera Utara
Ade Jona Prasetyo, mantan Ketua Dewan Pembina HIPMI Sumatera Utara dan anggota DPR RI, menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara. Ia memperkuat visi membangun HIPMI yang berintegritas, inovatif, dan mampu mencetak pengusaha global. Dalam kampanye, Ade Jona menggandengkan sumber daya politik untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional.
Afifuddin Suhaeli Kalla: Pengusaha Nasional dengan Visi Penguatan HIPMI di Seluruh Nusantara
Afifuddin Suhaeli Kalla, mantan Ketua Umum HIPMI Jaya dan CFO PT Bukaka Teknik Utama, menggandengkan visi memperkuat peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menekankan pengembangan industri hilirisasi, kedaulatan ekonomi, serta pembangunan lapangan kerja. Kandidatnya menyebutkan bahwa HIPMI harus bersinergi dengan sektor swasta dan BUMN untuk menciptakan ekosistem usaha muda yang berdaya saing.
Anthony Leong: Komisaris PLN dengan Latar Belakang Akademik Luas
Anthony Leong, mantan Ketua Bidang Sinergitas BUMN BPP Hipmi dan komisaris PLN Indonesia Power, menekankan kolaborasi ekstensif antara pengusaha, pemerintah, dan sektor swasta. Ia memiliki latar belakang akademik kuat-S1 Ilmu Komunikasi dari UI, S2 di Universitas Prof. Dr. Moestopo, dan S3 di Universitas Padjadjaran-yang membantu perjalanan karier sebagai praktisi komunikasi digital dan pengusaha.
Kandidat Terpilih: Kebutuhan untuk Revisi Peraturan HIPMI
Dalam kampanye, para kandidat mengajukan revisi peraturan HIPMI untuk memperkuat partisipasi masyarakat kecil, menjamin akses pasar, dan meningkatkan transparansi. Mereka juga berkomitmen untuk menjaga integritas dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya ekonomi nasional. Pemilihan akan dilakukan melalui proses terbuka dengan partisipasi publik.
BeritaLokal, Jakarta