BeritaLokal, Bandung – Maruarar Jamin Selisih Efisiensi Tender Rakyat BSPS Kembali ke Warga menjadi sorotan utama saat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyaksikan simulasi Pemilihan Terbuka Toko (PTT) di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu 15 Juli 2026. Serta rencana berulangnya mekanisme ini di kota lain, menjadi tumpuan bagi angkatan publik yang berharap program bersih mengurangi biaya namun meningkatkan manfaat.
Kerjasama Multi-Badan Dipimpin PKP
Dalam pertemuan terbuka tersebut, Menteri PKP didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti; Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir; jajaran kementerian PKP; serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk memilih penyedia material, melainkan juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam pengadaan. Setiap detail mulai dari pencapaian harga hingga pemasok yang mematuhi standar mutu dikontrol secara publik, mengingat pentingnya menjaga kepentingan publik dalam program bantuan.
Simulasi ini menetapkan pagu pengadaan bahan bangunan sebesar Rp 122 500 000, dengan sejumlah toko lokal berpartisipasi. Setelah evaluasi penawaran, Toko Saluyu diumumkan sebagai pemenang dengan nilai Rp 116,8 juta, menghasilkan efisiensi sekitar Rp 5,6 juta atau 4,6 % dibandingkan pagu. Menteri PKP menegaskan bahwa efisiensi anggaran dari Tender Rakyat tidak boleh mengurangi hak penerima bantuan. Dia menegaskan, “Hak rakyat tidak boleh dikurangi, tetapi harus ditambah. Selisih hasil efisiensi ini dikembalikan lagi untuk membeli bahan bangunan bagi rakyat.”
Efisiensi 4,6% Berbuah Bagi Warga
Mekanisme Pemilihan Terbuka Toko-atau Tender Rakyat-menjadi upaya membangun tata kelola yang lebih transparan sekaligus memastikan setiap anggaran negara memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan sistem ini, warga memperoleh bahan bangunan dengan harga kompetitif tanpa mengurangi mutu bantuan yang diterima. Berbagai pertemuan daring juga diikuti oleh lokasi pelaksanaan BSPS di Kota Bandung, yang seiring ingin menumbuhkan proses pengadaan lebih terbuka, akuntabel, dan efisien seiring tancapan program bedah rumah.
Sebagai penanda pelaksanaan Program BSPS di Kota Bandung, Menteri PKP bersama Kepala BPS, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, James Riady, dan jajaran pemerintah daerah melakukan pemukulan kentongan secara simbolis. Tindakan sederhana itu menandai dimulainya program bedah rumah bagi 1 418 rumah di kota tercinta. Aktivitas ini menegaskan komitmen pihak pemerintah wilayah dan pusat untuk menyelaraskan antara efisiensi anggaran dan pelayanan publik, sekaligus membuktikan transparansi sebagai pilar utama.
Maruarar Jamin Selisih Efisiensi Tender Rakyat BSPS Kembali ke Warga menjadi patokan bagi prakarsa publik di masa mendatang. Dengan efisiensi 4,6 % di balik simulasi, ditambah hasil distribusi kembali selisih ke warga, metode Tender Rakyat menorehkan ciri inovasi fiskal yang menggugah kredibilitas publik dan menyiapkan sistem pengadaan yang lebih adil, efisien, serta berwawasan masyarakat.
Artikel Terkait
Persib Sambut Mariano Peralta di Bandung Hadir di Stasiun KCIC
27 Juli 2026
Ngecas HP Tidak Membuat Bensin Boros di Mobil
26 Juli 2026
Piala Presiden 2026 3 Klub Asing Hadir Bersama Imigrasi
24 Juli 2026
Piala Presiden 2026 Arema FC Siap Uji Skuad di Bandung
24 Juli 2026
Perumahan RUU Baru Usin Akses Miliki Rumah Lebih Mudah
23 Juli 2026
Tiket Piala Presiden 2026 Beli, Penukaran Bandung Surabaya
23 Juli 2026
Bandara Husein Buka Lagi Agustus 2026
22 Juli 2026
Citilink Siapkan 5 Rute Baru Bandara Husein
22 Juli 2026
Memuat komentar...