BeritaLokal, Tangerang – Pertamina Patra Niaga menggelar Pertamina Infrastructure Downstream Experience (PINDEX) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (3/6/2026), sebagai momentum kolaborasi strategis dalam pengembangan infrastruktur hilir yang berkelanjutan. Acara ini menyoroti inovasi teknologi dan solusi untuk memperkuat kemandirian energi nasional melalui integrasi industri.
PINDEX 2026, yang berlangsung selama tiga hari hingga 5 Juni 2026, dihadiri jajaran Direksi Pertamina Group, mitra strategis, dan pengunjung dari sektor industri. Acara ini menggandeng 74 mitra internal dan eksternal untuk mempercepat modernisasi infrastruktur hilir dengan tema “Implementing the New Technologies for a Sustainable Downstream Business”. Pihak penyelenggara juga mendukung Pertamax Green 95 sebagai partner energi utama, serta sponsor seperti PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pamitra Jaya Konstruksi.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa PINDEX bukan hanya ajang pertemuan antara supplier dan buyer, tetapi ruang kolaborasi engineering dan inovasi untuk menciptakan nilai ekonomi. Ia mengajak mitra untuk terus berinovasi dalam integrasi bisnis hilir, dengan fokus pada tiga pilar utama: Green Refinery, Green Shipping, dan Green Marketing & Distribution.
Pilar 1: Green Refinery
Kegiatan menyoroti pengembangan kilang ramah lingkungan yang menghasilkan produk berkualitas sekaligus mendukung keberlanjutan nasional. Direktur Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga, Setyo Pitoyo, menjelaskan bahwa transformasi infrastruktur hilir menjadi kunci untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yaitu swasembada energi dan hilirisasi. Target bauran energi nasional sebesar 15,75% diatur dalam PP Nomor 6 Tahun 2025.
Pilar 2: Green Shipping
Apa yang menjadi andalan keterlibatan industri maritim, seperti peningkatan efisiensi armada kapal dan pengurangan dampak lingkungan. Proyek pembangunan Terminal BBM di Palaran, Namlea, dan Nabire mendukung distribusi energi di wilayah Indonesia Timur.
Pilar 3: Green Marketing & Distribution
Inovasi teknologi seperti ultrasonic metering pada tangki penyimpanan BBM memperkuat efisiensi distribusi hingga ke masyarakat. Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menegaskan bahwa pengetahuan tim regional akan meningkatkan kualitas layanan energi.
PINDEX 2026 juga memperkuat partisipasi generasi muda melalui program pendidikan teknologi. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Robert MV Dumatubun, menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam menghadirkan solusi untuk tantangan ketahanan energi nasional.
Acara berlangsung di Hall 10 ICE BSD, Tangerang, dengan informasi lebih lanjut dapat dilihat di situs resmi PINDEX (https://pindex.co.id) atau aplikasi MyPertamina.
Artikel Terkait
Indonesia-China Tegkat Kerja Sama Investasi China 35,8T
23 Juli 2026
Meta Hapus Fitur AI di Instagram: Khawatir Data dan Inovasi Baru
13 Juli 2026
Petrokimia Gresik Peningkatkan Produksi Pupuk hingga 25% di 2026
13 Juli 2026
Airlangga Berbagi Strategi Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Global
12 Juli 2026
Vietnam Uji Perdagangan Kripto Saat Negara Lain Perketat Aturan
10 Juni 2026
Apple Luncurkan iOS 26.6 Patch 75 Kerentanan Keamanan
28 Juli 2026Telkom Raih Lestari Award 2026 lewat Talent Management
28 Juli 2026
Telkom Buka Forum Nasional Fokus Ikuti Keamanan Digital
28 Juli 2026
Memuat komentar...