beritalokal.my.id, Jakarta – Meta akhirnya mulai memperkenalkan paket berlangganan baru untuk tiga aplikasi andalan mereka, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook.
Per hari ini, pengguna WhatsApp, Instagram, dan Facebook resmi hadir dalam versi “Plus”, paket premium hadir dengan sejumlah fitur eksklusif untuk pengguna berbayar.
Layanan WhatsApp Plus, Instagram Plus, dan Facebook Plus tergabung dalam ekosistem baru bernama Meta One, sebuah platform uji coba Meta untuk berbagai model berlangganan, termasuk aplikasi konsumen, layanan AI, hingga akun kreator dan bisnis.
Berapa Harganya?
Mengutip Engadget, Kamis (28/5/2026), Meta membanderol Instagram Plus dan Facebook Plus masing-masing di angka USD 3,99 per bulan (sekitar Rp 65.000).
Sementara itu, WhatsApp Plus sedikit lebih murah di USD 2,99 per bulan (sekitar Rp 49.000). Perlu diingat, layanan berbayar ini baru hanya tersedia untuk pasar Amerika Serikat (AS), dan belum ada konfirmasi resmi soal ketersediaan di Indonesia.
Bagi pengguna yang berlangganan Instagram Plus, raksasa teknologi tersebut memberikan akses ke sejumlah fitur yang selama ini abses dari versi standar.
Beberapa di antaranya ada Statistics Stories, di mana pengguna IG bisa melihat siapa saja yang menonton ulang konten dan menelusuri daftar penonton secara detail.
Ada juga Spotlight Stories, Super Heart, Stealth view, Multi-adience Stories, dan masih banyak lagi. Lalu bagaimana dengan Facebook Plus?
Paket berlangganan ini menawarkan fitur serupa dengan Instagram, sedangkan WhatsApp Plus fokus pada personalisasi, mulai dari tema aplikasi, nada dering eksklusif, stiker tambahan, lebih banyak chat yang bisa disematkan, serta berbagai opsi kustomisasi lainnya.
Sebelumnya, sejumlah tangkapan layar (screenshot) dari fase pengujian Instagram Plus sudah beredar di internet sejak akhir Maret lalu. Dalam tangkapan layar itu, terlihat antarmuka dengan fitur-fitur yang kini resmi diluncurkan.
Seperti perusahaan teknologi dan pengembang aplikasi lainnya, Meta memang terbiasa untuk melakukan soft testing terbatas sebelum merilis fitur besar aplikasi mereka secara global.
Meta juga tengah mengujicoba paket langganan baru untuk akun bisnis dan kreator, termasuk kemungkinan perombakan sistem Meta Verified yang selama ini menjadi jalur verifikasi berbayar.
Langkah Meta ini mencerminkan tren kian kuat di industri media sosial: platform besar tidak lagi mengandalkan iklan sebagai satu-satunya sumber pendapatan.
Ambil contoh X (dulunya Twitter), Snapchat, dan YouTube sudah lebih dulu menjajal model paket berlangganan serupa dengan hasil menjanjikan untuk membuat Meta ikut terjun.
Akan tetapi, kini yang menjadi prtanyaannya sekarang adalah apakah pengguna bersedia membayar untuk fitur-fitur yang selama ini mereka terima secara cuma-cuma?
Fitur Baru Instagram Instants Hadir
Instagram kembali meluncurkan pembaruan untuk aplikasi jejaring sosial berbagi foto dan video pendek besutan Meta tersebut. Kali ini, perusahaan memperkenalkan fitur baru bernama Instants.
Apa itu Instants? Ini adalah fitur baru Instagram di mana pengguna yang ingin berbagi foto secara lebih cepat, santai, dan personal. Lewat fitur ini, pengguna bisa kirim foto yang akan menghilang setelah dilihat langsung ke Close Friends atau mutual followers.
Mengutip keterangan di situs resminya, Sabtu (16/5/2026), perusahaan berusaha mencoba membuka ruang berbagi lebih spontan, tanpa tekanan untuk mengedit foto atau menjaga tampilan profil tetap estetik.
Instagram menyebut, fitur Instants ini dibuat untuk pengguna yang ingin membagikan momen sehari-hari secara cepat. Cara kerja Instants cukup sederhana.
Perlu diingat, Instants akan menghilang setelah dilihat atau setelah 24 jam. Ya, fitur ini terdengar persis seperti pesan yang menghilang di Instagram, serta opsi serupa di Snapchat, Signal, Telegram, dan WhatsApp.
Bila tidak yakin atau ragu setelah mengirimkan, perusahaan menyediakan tombol undo atau batalkan jika ingin menarik kembali foto tersebut. Instants akan muncul di kotak masuk DM Instagram Anda, tampak seperti tumpukan foto.
Setelah Anda mengirim banyak Instants, penerima dapat memberikan reaksi dengan emoji, membalas seperti DM biasa, atau mengirim koleksi Instants mereka sendiri, saat Anda berdua saling mengirim banyak foto tanpa diedit hingga akhirnya semuanya sampai.
Sebagai keamanan, penerima tidak dapat mengambil tangkapan layar foto dan Instants Anda akan disimpan dalam folder yang hanya dapat Anda akses sendiri.
Selain Instants, Instagram menyiapkan beberapa tools tambahan. Ada private archive untuk menyimpan Instants milik pengguna, opsi Recap to Stories yang memakai konten arsip, hingga snooze mode untuk menyembunyikan Instants sementara.
Untuk pengguna remaja, Instants akan terintegrasi dengan Instagram Teen Accounts dan Family Center. Artinya, fitur seperti batas waktu penggunaan, Sleep Mode, dan pengawasan orang tua tetap berlaku.
Komentar Instagram Sekarang Bisa Diedit
Di sisi lain, Meta memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna Instagram untuk mengedit komentar yang telah mereka unggah.
Inovasi ini hadir sebagai solusi bagi pengguna yang kerap melakukan kesalahan pengetikan (typo) atau ingin mengubah pernyataan mereka sesaat setelah dipublikasikan.
Tapi, ada syaratnya. Sistem penyuntingan ini menerapkan batasan waktu yang ketat, yakni 15 menit setelah komentar dikirim. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Jumat (10/4/2026).
Langkah ini serupa dengan fitur edit pesan pada Direct Message (DM) yang telah diperkenalkan Meta pada awal 2024, sebuah penantian panjang sejak fitur berkirim pesan pertama kali diluncurkan pada 2013.
Fitur ini dirancang dengan antarmuka yang intuitif. Pengguna hanya dapat menyunting komentar yang dikirim melalui akun pribadi mereka
