BeritaLokal, Jakarta – KAI menyiapkan integrasi Stasiun Karet dan BNI City pada 28 September 2026, sebagai langkah penting dalam meningkatkan layanan transportasi publik di kawasan pusat Jakarta. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk memastikan perjalanan pelanggan lebih aman, nyaman, dan terintegrasi.
Selain itu, KAI mengakui bahwa Stasiun Karet telah menjadi titik layanan utama dengan aktivitas pelanggan yang tinggi. Dalam Semester I 2026, Stasiun Karet mencatat sebanyak 7.257.442 aktivitas gate in dan gate out, sementara Stasiun BNI City (Sudirman Baru) menyerap 2.688.254 aktivitas. Total kedua stasiun tersebut melayani 9.945.696 pelanggan pada Januari-Juni 2026, menjadikannya salah satu titik layanan terbesar di Jakarta.
Bobby mengungkapkan bahwa integrasi ini dipandu prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat. “Kami memahami kawasan itu hidup bersama berbagai aktifitas, seperti pejalan kaki, ojek pangkalan, dan pengantar. Oleh karena itu, penataannya harus bertahap dan mengacu pada masukan dari masyarakat,” kata Bobby dalam konferensi pers di Jakarta.
Pada rencana integrasi, Stasiun Karet akan diarahkan menjadi concourse atau ruang penghubung menuju BNI City, serta fasilitas travelator berpendingin udara untuk memudahkan perpindahan pelanggan. Gate-in dan gate-out pelanggan nantinya dipusatkan di BNI City, sementara kawasan Karet tetap menjadi akses pendukung yang terorganisir. Bobby menjelaskan bahwa integrasi ini juga didorong oleh kebutuhan keselamatan dan pelayanan, dengan jarak Stasiun Karet dan BNI City yang sangat dekat memengaruhi pola operasional kereta api.
KAI menekankan bahwa integrasi ini tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat sekitar dalam mengakses perjalanan komuter, antarmoda, serta Bandara Soekarno-Hatta. Dalam masa transisi, KAI akan menyajikan informasi jelas kepada pelanggan, termasuk petunjuk arah, petugas layanan, sosialisasi, dan pengaturan alur pelanggan untuk memastikan perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik.
Dampak positif dari integrasi ini terlihat dalam peningkatan kenyamanan bagi pelanggan. “Kami ingin menyelesaikan persoalan ini dengan pendekatan solutif, di mana pelanggan membutuhkan akses yang mudah, masyarakat sekitar membutuhkan kepastian ruang, dan operasi kereta api membutuhkan alur yang aman,” kata Bobby. Pembenahan fasilitas penghubung, seperti travelator berpendingin udara, dirancang untuk mengurangi risiko terhadap cuaca ekstrem dan meningkatkan kenyamanan perpindahan pelanggan.
Selain itu, KAI akan memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menjaga penataan kawasan berjalan selaras. Koordinasi mencakup pengaturan akses pejalan kaki, area pengantaran, pergerakan ojek pangkalan dan daring, serta kegiatan masyarakat yang sebelumnya berada di sekitar Stasiun Karet. Dengan pendekatan ini, KAI berharap dapat memastikan bahwa integrasi Karet-BNI City menjadi bagian dari pembenahan layanan transportasi publik di kawasan pusat Jakarta.
Tidak hanya itu, integrasi ini juga menunjukkan keberanian KAI dalam menghadapi tantangan perubahan. Rudi As Aturridh, yang memastikan penutupan Stasiun Karet untuk naik-turun penumpang tidak dilakukan segera, menyatakan bahwa kesiapan operasional integrasi akan diatur secara bertahap. “Kami mengakui bahwa Stasiun Karet adalah bagian dari kehidupan masyarakat, dan perubahan harus dilakukan dengan hati-hati,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah yang terstruktur dan mendengar masukan masyarakat, KAI berharap dapat memastikan integrasi Stasiun Karet dan BNI City menjadi bagian dari kehidupan transportasi publik Jakarta yang lebih aman, nyaman, dan terintegrasi.
Artikel Terkait
Internet 3T: Platform Global Wajib Berkontribusi
27 Juli 2026
Garuda Indonesia Jadi Holding BUMN, Harga Tiket Bisa Turun
27 Juli 2026
PLN EPI Dorong Ekosistem Hidrogen Hijau Nasional
26 Juli 2026
Jasamarga Luncurkan Transformasi Tollroad Command Center
24 Juli 2026
Purbaya Usahakan Aturan KEK Lebih Ramah Produsen Lokal
23 Juli 2026
Maia Estianty Bicara Nostalgia Rel Kereta
23 Juli 2026
Zaskia Adya Mecca Antar Anak Sekolah Motor, Bikin Panik
22 Juli 2026
Bandara Husein Buka Lagi Agustus 2026
22 Juli 2026
Memuat komentar...