KAI Rekrut Mantan Bos Pelita Air Jadi Direktur untuk Meningkatkan Kualitas Layanan dan Keamanan Kereta Api

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memperkuat jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan mengangkat mantan Dirut Pelita Air, Dendy Kurniawan, sebagai Direktur Komersial KAI. Perubahan ini diumumkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang disepakati pada 30 Juni 2026. Alasan utama KAI mengambil langkah ini adalah untuk memadukan standar keamanan operasional dari maskapai penerbangan dengan kualitas pelayanan di kereta api, menjamin “zero fatality” dalam industri perkeretaapian.

KAI Rekrut Mantan Bos Pelita Air Jadi Direktur untuk Meningkatkan Kualitas Layanan dan Keamanan Kereta Api

Dendy Kurniawan, mantan Dirut PT Pelita Air Service (2022-2026) dan sebelumnya Direktur Utama AirAsia Indonesia (2014-2022), diangkat sebagai direktur komersial KAI. Pemegang saham KAI mengungkapkan bahwa Dendy akan membawa prinsip keamanan operasional dari industri penerbangan ke sektor kereta api, sementara kualitas pelayanan yang sudah terwujud di sektor transportasi udara akan ditingkatkan. Bobby Rasyidin, Dirut KAI, mengatakan: “Kami ingin menjamin bahwa kereta api tidak hanya aman tetapi juga memberikan pengalaman yang luar biasa untuk penumpang.”

Pemegang Saham KAI Minta Peningkatan Keamanan dan Pelayanan

Dendy menyebutkan bahwa kekuatan KAI dalam pelayanan (hospitality) akan diintegrasikan dengan standar keamanan operasional. Ia menekankan bahwa kereta api harus menjadi contoh terbaik dalam pengoperasian yang aman, tanpa toleransi terhadap kesalahan. “Kami ingin membangun sistem operasional yang mampu mengatasi semua risiko secara efektif,” kata Dendy. Pemegang saham KAI menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepercayaan publik terhadap industri kereta api.

Dendy Kurniawan: Kereta Api Harus Sebagai Contoh Terbaik

Sebelumnya, Pelita Air dijabat Faik Fahmi sebagai Direktur Utama. Posisi Faik menggantikan Dendy Kurniawan yang bergeser ke KAI. Faik, mantan Ketua Umum Indonesia Aviation Association (IAA) dan Dirut PT Angkasa Pura Indonesia, sebelumnya menjabat sebagai pemandu perubahan dalam industri transportasi udara. Perubahan ini mencerminkan upaya penyimpangan perusahaan untuk mempertahankan kualitas layanan dan keamanan yang dikenal dari Pelita Air.

Pengalaman dan Profil Dendy Kurniawan

Dendy Kurniawan, kelahiran 1973, menyelesaikan pendidikannya di Yale University dengan gelar magister dalam Ekonomi Pembangunan Internasional. Karier profesionalnya mulai dari posisi Direktur Keuangan PT GeoDipa Energi (2009-2014) hingga menjabat sebagai Dirut AirAsia Indonesia (2014-2022). Posisi mantan bos Pelita Air memberikan pengalaman khusus dalam mengelola kebijakan operasional dan pelayanan di sektor transportasi udara.

Dampak Kebijakan Baru bagi Industri Kereta Api

KAI menekankan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kereta api sebagai bagian dari jaringan infrastruktur nasional. Dendy menyebutkan bahwa kebijakan baru akan menciptakan kesamaan antara standar keamanan dan kualitas pelayanan, sehingga mendorong pengembangan industri perkeretaapian yang lebih terpadu. “Dengan memadukan dua prinsip ini, kami berharap bisa menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya aman tetapi juga menjadi bagian dari keberlanjutan ekonomi dan pelayanan publik,” kata Dendy.

Kebijakan Penguatan Standar di Sektor Kereta Api

KAI telah memperkenalkan beberapa inisiatif untuk meningkatkan standar operasional, seperti penggunaan teknologi terkini dalam sistem manajemen keamanan dan pelayanan. Dendy mengklaim bahwa kebijakan ini akan mendorong pengembangan keterlibatan pemangku kepentingan di sektor kereta api, termasuk stakeholder yang sebelumnya memperkuat kontrol terhadap operasi. “Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan ini bukan sekadar reformasi, tetapi langkah strategis untuk menggandeng semua pihak dalam menciptakan industri yang lebih baik,” kata Bobby Rasyidin.

Artikel Terkait

0