BeritaLokal, Jakarta – Aktor Jefan Nathanio dan Mamang Osa kembali memperlihatkan kepedulian mereka dalam dunia film dengan mengungkap rahasia terbaru dari karya mereka yang diberi judul Dukun Magang. Film ini dianggap sebagai karya konsultan Mo Sidik, dan menampilkan kombinasi pemain Jefan-Hana Saraswati yang belum pernah seproyek. Tayang 18 Juni 2026, Dukun Magang dijuluki komedi horor dengan potensi 80% komedi dan 20% horor, menawarkan pengalaman menyenangkan bagi penonton yang ingin menggabungkan humor dengan teori horor.
Selain itu, film ini terinspirasi dari kesuksesan Agak Laen, film bergenre komedi yang telah mendulang 11 jutaan penonton di Indonesia. Pemain Jefan Nathanio dan Mamang Osa mengatakan bahwa mereka menyukai bagian kejutan dalam kisah ini, terutama ketika karakternya bersaing dengan setan lokal yang sangat seram. Di poster film, wajah perempuan berambut panjang dengan kulit hitam menjadi simbol kuntilanak hitam, yang dianggap sebagai biang keladi kekhawatiran dalam dunia Dukun Magang.
Sementara itu, Mamang Osa menyampaikan bahwa kisah ini menggabungkan daya tarik komedi dan horor secara tajam. Mereka menekankan bahwa film ini tidak terlalu seram, tetapi lebih pada humor yang membuat penonton tertawa. “Kita bukan hanya memetakan kekhawatiran, tapi juga menyenangkan,” kata Mamang Osa dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Lputan6.com.
Film ini menampilkan konfigurasi pemain unik, seperti Jefan Nathanio dan Hana Saraswati yang belum pernah bekerja sama. Pemilihan konsultan Mo Sidik juga menjadi bagian dari keunikan naskah, karena mereka memastikan kombinasi humor yang seimbang dengan elemen horor. Dalam konteks ini, penonton akan merasakan pengalaman yang menarik dan menyenangkan, mengingat bahwa 80% kisahnya berupa komedi yang bisa membuat penonton tertawa bahkan saat bertemu setan.
Selain itu, Dukun Magang juga menawarkan kejutan baru dalam bagian akhir film, di mana karakter utama harus menghadapi tekanan dari energi sebesar mereka sendiri. “Setan menakut-nakuti manusia dengan energi, tapi kalau kita lebih kuat, dia kalah,” kata Jefan Nathanio, menggambarkan dinamika dalam pertarungan antara humor dan kekhawatiran.
Film ini diharapkan menjadi bagian dari tren komedi horor yang sedang booming diIndonesia, terinspirasi oleh kesuksesan Agak Laen. Dengan kombinasi kreatif naskah, pemain baru, dan konfigurasi visual menarik, Dukun Magang dipromosikan sebagai film yang bisa membuat penonton tertawa sekaligus menghantui.