Ini Susunan Komisaris dan Direksi Baru Telkomsel pada 2026

BeritaLokal, Jakarta – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mempertahankan susunan komisaris dan direksi untuk 2026, menunjukkan keputusan strategis yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Keputusan ini dibuat setelah para pemegang saham Telkom dan Singtel memastikan stabilitas kepemimpinan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi digital.

Dewan pengawas Telkomsel tetap dipercayai oleh Diaz F.M. Hendropriyono sebagai Komisaris Utama, didampingi tujuh komisaris lainnya dengan latar belakang kuat di bidang masing-masing. Di jajaran eksekutif, Nugroho kembali menjabat Direktur Utama, mengawal target ekspansi digital yang ditopang oleh tujuh direktur lintas fungsi.

Perusahaan menyatakan fokus utamanya pada tiga pilar strategis: penguatan jaringan 5G, ekspansi layanan konvergensi (fixed-mobile convergence), dan adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Stabilitas kepemimpinan ini memberikan sinyal kuat kepada pasar bahwa Telkomsel siap mempertahankan peran sebagai pusat transformasi digital di Indonesia.

Susunan komisaris dan direksi Telkomsel 2026 terdiri dari:
Dewan Komisaris:, Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono, Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh, Ahmad Riza Patria, Irfan Wahid, Chandra Arie Setiawan, Rico Rustombi, Yuen Kuan Moon, Yip Anna

Dewan Direksi:, Direktur Utama: Nugroho, Direktur Finance & Risk Management: Daru Mulyawan, Direktur Sales: Stanislaus Susatyo, Direktur Network: Indra Mardiatna, Direktur Planning & Transformation: Wong Soon Nam, Direktur Information Technology: Joyce Shia, Direktur Marketing: Lionel Chng, Direktur Human Capital Management: Indrawan Ditapradana

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan tata kelola perusahaan dan mengantisipasi tantangan industri digital yang terus berkembang. Telkomsel menegaskan komitmen untuk berinvestasi secara berkelanjutan pada infrastruktur jaringan 5G dan inovasi teknologi AI, sekaligus memperkuat ekosistem digitalnya sebagai pilar utama transformasi nasional.

error: Content is protected !!