Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

BeritaLokal, Jakarta – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Senin (8/6/2026), menguat sebesar Rp 5.000 per gram, menunjukkan peningkatan yang mencolok dalam pasar logam mulia. Data dari situs resmi Logam Mulia menyebutkan harga emas Antam kini tercatat di Rp 2.743.000 per gram, meningkat dari Rp 2.738.000 sebelumnya. Perubahan ini memperkuat permintaan terhadap logam mulia dalam negeri dan internasional.

Selain itu, harga buyback emas Antam juga naik, mencapai Rp 2.540.000 per gram, dengan kenaikan sebesar Rp 9.000 dibandingkan hari sebelumnya. Harga ini menawarkan opsi pembelian untuk pelaku pasar yang ingin menjual emas dengan harga tetap. Informasi tersebut disampaikan oleh Logam Mulia, yang menjadi unit bisnis Antam dan menyajikan data akurat berdasarkan informasi terkini.

Harga emas dunia diharapkan akan mengalami fluktuasi dalam sepekan mendatang, terutama karena dinamika suku bunga Bank Sentral AS yang diperkirakan akan meningkat. Analisis ekonomi menyebutkan bahwa penguatan dolar AS berpotensi memengaruhi penurunan harga emas dunia, sehingga dampaknya juga merambat ke logam mulia.

Sementara itu, harga logam mulia di Indonesia diprediksi akan bergerak antara Rp 2.630.000 hingga Rp 2.830.000 per gram, dengan level support di Rp 2.708.000. Prediksi ini mengacu pada kinerja harga emas dunia yang ditutup di USD 4.327 per troy ounce sebelumnya.

Pada akhir pekan kemarin, harga buyback emas Antam turun Rp 1.000, menunjukkan kelemahan tren harga global. Namun, kenaikan harga emas domestik tetap dihargai sebagai indikator pergerakan pasar logam mulia.

Data terkini menggambarkan bahwa harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026, saat mencapai Rp 3.168.000 per gram. Harga ini memperkuat posisi logam mulia dalam pasar internasional.

Harga emas Antam kini tercatat di berbagai ukuran seperti 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan harga spesifik yang dapat ditemukan di daftar lengkapnya. Pelaku pasar segera memperbarui data harga untuk memanfaatkan peluang transaksi yang muncul.

Pasar logam mulia masih terpantau dinamis, mengakibatkan perubahan harga yang kian menarik perhatian investor dan konsumen. Dengan demikian, tren harga emas di Indonesia dan dunia tetap menjadi fokus utama bagi pelaku pasar dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

0