BeritaLokal, Jakarta – Harga emas 24 karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi mengalami penurunan pada Selasa (7/7/2026) terkait pergerakan harga emas dunia yang melemah. Data dari CNBC menunjukkan harga spot emas turun 0,6% menjadi US$ 4.138,32 per ons, sementara harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan 0,4% ke level US$ 4.149,90. Pergerakan ini terjadi di tengah ancaman inflasi akibat perang AS-Israel dengan Iran dan kenaikan suku bunga, yang memicu nilai dolar Amerika Serikat (AS) melonjak.
Sementara itu, Kepala Fed Reserve Kevin Warsh menyatakan bahwa kebijakan moneter the Fed tidak ada penyesuaian dalam waktu dekat. Pemimpin Bank Sentral Amerika Serikat ini mengatakan bahwa keputusan tersebut dapat membuat bank sentral kurang gesit dalam menanggapi dinamika ekonomi. Gubernur Christopher Waller, justru mengatakan bahwa kebijakan ini bisa menjadi alat yang berharga untuk mempercepat dampak kebijakan moneter saat kondisi ekonomi tepat.
Harga emas telah turun lebih dari 25% dari rekor tertinggi sejak awal tahun, menurut data dari laman logam mulia. Penurunan harga ini disebabkan oleh perang AS-Israel dengan Iran yang memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatnya nilai dolar AS. Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek juga menjadi faktor utama.
Dalam rangka menangani dinamika pasar, harga emas di Antam turun Rp 15.000 per gram, mencapai level Rp 2.655.000 per gram. Harga buyback (beli kembali) juga terjadi penurunan sebesar Rp 15.000, menjadi Rp 2.414.000 per gram. Di gerai emas Butik Emas LM Graha Dipta, harga emas 0,5 gram berada di Rp 1.377.500, sementara harga emas 100 gram mencapai Rp 259.712.000.
Di Pegadaian, harga emas Antam turun dari Rp 2.777.000 menjadi Rp 2.762.000 per gram, sedangkan harga emas Galeri24 berada di Rp 2.638.000 dan UBS sebesar Rp 2.650.000. Harga emas Galeri24 untuk ukuran 1.000 gram mencapai Rp 2.555.909.000, sementara harga emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram.
Di Hartadinata Abadi, harga emas 1 gram berada di Rp 2.499.000, 2 gram sebesar Rp 4.958.000, dan 500 gram mencapai Rp 1.217.500. Harga emas 1.000 gram tercatat di level Rp 2.435.000.
Pergerakan harga emas dunia ini menimbulkan perhatian investor, yang memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada September mencapai 56% dari kesepakatan sebelumnya. Pemimpin pasar mengatakan bahwa kebijakan moneter the Fed harus dipertimbangkan lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak terhadap ekonomi global.
Artikel Terkait
Indonesia Menerapkan B50 Sebagai Langkah Kunci untuk Kemandirian Energi
9 Juli 2026
Cek Harga Emas 24 Karat di Antam, Pegadaian & Hartadinata Hari Ini
9 Juli 2026
Harga Emas Pegadaian 9 Juli 2026 Turun Serempak
9 Juli 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi, Cek Rinciannya!
9 Juli 2026
Prabowo Resmi Luncurkan BBM B50 untuk Swasembada Energi di Indonesia
9 Juli 2026
Remake Gonjiam: Rumah Sakit Angker Lokal Mengguncang Indonesia
9 Juli 2026
Harga Emas Dunia Turun Setelah Trump Akhiri Kesepakatan dengan Iran
9 Juli 2026
China Tambah Cadangan Emas karena Harga Emas Turun
8 Juli 2026
Memuat komentar...