BeritaLokal, Jakarta – Selain aksi demonstrasi dari BEM Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, KAI juga menerapkan kebijakan khusus untuk mengurangi kemacetan di sekitar Stasiun Gambir. Kebijakan ini berlaku selama 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dengan 16 kereta api jarak jauh yang berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan penumpang yang ingin berangkat atau tiba di Stasiun Gambir tanpa terganggu oleh kepadatan lalu lintas.
Daftar KA yang Berhenti di Stasiun Jatinegara
Berikut daftar 16 kereta api jarak jauh yang akan berhenti sementara di Stasiun Jatinegara:, KA Purwojaya (Gambir-Kroya), KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta), KA Brawijaya (Gambir-Malang), KA Bima (Gambir-Surabaya Gubeng), KA Tambahan (Gambir-Yogyakarta), KA Gajayana (Gambir-Malang), KA Cakrabuana (Gambir-Purwokerto), KA Sembrani (Gambir-Surabaya Pasarturi), KA Pandalungan (Gambir-Surabaya Pasarturi), KA Argo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasarturi), KA Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan), KA Gunungjati (Gambir-Cirebon), KA Manahan (Gambir-Solo Balapan), KA Argo Anjasmoro (Gambir-Surabaya Pasarturi), KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan), KA Argo Sindoro (Gambir-Semarang Tawang)
Demo BEM UI: Lima Tuntutan dan Prosesionalisme
Sebelumnya, BEM UI mengumumkan akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI Jakarta pada Jumat (12/6/2026). Massa mahasiswa yang diperkirakan sekitar seribu orang mulai berkumpul di lapangan parkir FISIP UI pagi hari. Ketua Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, Albani Hilmi, menegaskan bahwa aksi ini akan dilakukan setelah salat Jumat. Massa akan menyampaikan lima tuntutan utama: penghentian pemborosan anggaran APBN, penurunan harga BBM, penurunan harga kebutuhan pokok, pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan penghentian program Kopdes. Selain itu, BEM UI juga menuntut penghentian militerisasi di ranah sipil.
Ketua BEM UI memastikan bahwa aksi unjuk rasa akan dilakukan secara profesional, menghormati kawan-kawan yang sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. Pernyataan ini menunjukkan sikap kooperatif BEM UI untuk mencari solusi bersama dengan pemerintah dan masyarakat.
Kebijakan KAI dan aksi BEM UI memperlihatkan kesiapan berbagai pihak untuk menghadapi perubahan kebijakan dalam rangka menyelesaikan isu sosial yang sedang viral di Jakarta.