BeritaLokal, Aichi – Selain itu, Timnas PUBG Mobile Indonesia berhasil memastikan tiket ke Asian Games 2026 dengan finis di posisi kedua babak kualifikasi. Performa mereka yang mengejutkan menggambarkan perjalanan panjang dari tantangan besar, terutama ketika Vietnam dan Thailand menjadi ancaman serius selama fase grup.
Kemenangan ini justru memperlihatkan kekuatan timnas Indonesia dalam mempertahankan konsistensi di tengah persaingan sengit. Meski sempat tersendat di fase grup, skuad Garuda akhirnya bangkit dan menemukan ritme permainan mereka. Sementara Vietnam menguasai fase grup dengan dominasi penuh, Indonesia harus berjuang keras untuk memperlihatkan permainan terbaiknya.
Pemain kunci seperti Muh Fathyn Zilhaq S. atau Snape memberikan kontribusi penting di beberapa map penentuan, membantu tim mencapai 41 poin di posisi kelima dengan catatan enam tim teratas babak grup berhak melaju ke tahap final. Kemenangan akhir di babak final menjadi titik balik krusial, memastikan Indonesia tetap dalam jalur kelolosan meskipun tekanan masih menghampiri.
Selain itu, Timnas Esports Indonesia juga berhasil menunjukkan kemampuan mereka dengan mengamankan tiga tiket ke Asian Games 2026 untuk tiga game: Naraka: Bladepoint, Identity V, dan Honor of Kings (HoK). Kepastian ini diumumkan dari Kuala Lumpur pada 19 Juni 2026, meski dua nomor lainnya masih dalam proses kualifikasi.
Dalam kualifikasi HoK, timnas HOK Indonesia menunjukkan dominasi sempurna dengan mengalahkan Mongolia, Pakistan, dan Uzbekistan tanpa kekalahan. Statistik eliminasi 77-0 menjadi sinyal kuat bagi Indonesia sebelum tampil di panggung utama. Performa ini memperkuat kesiapan teknis, koordinasi tim, dan konsistensi permainan seluruhnya dari awal turnamen.
Sementara tujuh nomor lainnya (eFootball, Gran Turismo, Pokémon UNITE, Competitive Martial Arts) telah melangkah langsung ke Main Event tanpa kualifikasi regional. Dengan dukungan penuh BTN, Indonesia berpotensi hadir di tujuh kompetisi utama.
Timnas PUBG Mobile dan Esports Indonesia kini siap menghadapi tantangan besar di Aichi-Nagoya, dengan rasa syukur atas pencapaian yang telah mereka bangun.