BeritaLokal, Jakarta – Pergantian Direksi Pelni: Budi Setyawan Jadi Dirut Baru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni resmi mengumumkan penunjukan Budi Setyawan Wijaya sebagai Direktur Utama (Dirut) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis, 18 Juni 2026. Perubahan ini menggantikan Tri Andayani yang menjabat sejak 2022, dengan keterangan resmi dari Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda.
Keputusan penunjukkan Budi Setyawan menjadi Dirut tertuang dalam Keputusan Kepala BP Nomor SR-322/BP/06/2026, yang ditetapkan pada tanggal 18 Juni 2026. RUPS yang dihadiri pejabat dari Danantara Assets Management (DAM) dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) tersebut menyepakati pergantian pengurus perusahaan, termasuk perubahan susunan direksi.
Budi Setyawan, yang lahir di Yogyakarta pada 1996, memiliki riwayat karir di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 2015. Ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) hingga 2023, serta pernah menjabat Komisaris Telkomsigma (2023-2025), Direktur Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia Tbk (persero) (2020-2025), dan Streamlining Subsidiaries Transformation Program Leader PT Telkom Indonesia Tbk (persero) (2020).
Sebelumnya, Budi menjabat sebagai Direktur Utama PT Admedika (2017-2020), Komisaris Utama Telkomedika (2017-2020), dan Komisaris Utama PT Balebat (2017). Ia juga pernah menjabat Direktur Utama PT MD Media (2015-2017) serta Direktur Utama PT Melon Indonesia (2013-2015). Pendidikannya meliputi Sarjana Teknik dan Manajemen Industri dari STT Telkom (1996) dan Magister Management di STMB (2003).
Dalam penggantian ini, Budi menggantikan Tri Andayani yang menjabat sejak 2022. Selain itu, Anik Hidayati digantikan oleh Triswahyu Herlina sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Kokok Susanto kini menempati posisi Direktur Armada dan Teknik menggantikan Robert MP Sinaga, sementara Hana Suhardi dijajaran sebagai Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut.
Dewan direksi baru Pelni terdiri dari enam anggota, dengan perubahan posisi Direktur SDM dan Umum Heri Purnomo, Direktur Usaha Angkutan Penumpang Nuraini Dessy W, serta Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Hana Suhardi. Di sisi lain, Dewan Komisaris baru terdiri dari Soenarko Gatie Atmodjo, Faturohman, Budi Mantoro, Moekhlas Sidik, dan Sosialisman Hidayat Hasibuan sebagai komisaris independen.
Kepemimpinan Budi Setyawan dianggap layak karena keterlibatan dalam transformasi Perusahaan selama periode 2022-2026, yang telah membentuk fondasi keberlanjutan. Pemegang saham menegaskan apresiasinya terhadap kepemimpinan Tri Andayani dan menghargai kontribusi keduanya dalam menjalankan perubahan strategis Perusahaan.
Selain itu, RUPS memastikan seluruh rute pelni mendapatkan diskon tiket hingga Tahun Baru 2026, menunjukkan komitmen Pelni terhadap kebijakan pelayanan yang inklusif.