BeritaLokal, Abu Dhabi – Kabar potensi penggunaan XRP (Ripple’s cryptocurrency) di Bandara Abu Dhabi memicu optimisme komunitas kripto, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait. Pada 2026, John Squire, seorang pengamat kripto, mengunggah pernyataannya yang menyoroti potensi adopsi XRP sebagai solusi pembayaran digital di lingkungan transportasi besar.
Selain itu, Bandara Abu Dhabi diketahui telah menjalin kerja sama dengan Al Hail Holding dan Xare untuk eksplorasi teknologi pembayaran berbasis kripto yang sesuai regulasi. Program ini bertujuan menghadirkan dompet digital wisatawan (digital tourist wallet) serta mengeksperimen solusi pembayaran generasi baru. Namun, saat ini, program masih dalam tahap uji coba dan perencanaan operasional bersama para tenant di lingkungan bandara.
Komunitas XRP menyebutkan bahwa skala Bandara Abu Dhabi-yang melayani lebih dari 29 juta penumpang per tahun-menyimpan potensi besar untuk mengubah cara pembayaran digital digunakan. Namun, belum ada pengumuman resmi bahwa XRP akan menjadi salah satu aset dalam program tersebut. Informasi yang tersedia menyebutkan Bitcoin dan solusi berbasis stablecoin adalah aset digital yang sedang dieksplorasi.
Perdebatan muncul di antara komunitas kripto, dengan beberapa anggota mengkritik klaim tentang keberadaan XRP dalam program. Sanjay Kumar Tiwari menyoroti ketidakrealistisannya, sementara Ruth dan Evelyn menilai potensi adopsi XRP bisa menjadi bagian dari tren global pembayaran digital.
Saat ini, komunitas kripto terus memantau kabar ini sebagai sinyal penting untuk semakin luasnya adopsi aset digital di berbagai sektor ekonomi dan layanan publik. Meski belum ada kepastian resmi, perdebatan yang muncul menunjukkan bahwa eksperimen pembayaran kripto di Bandara Abu Dhabi menjadi bagian dari diskusi global mengenai masa depan teknologi finansial.
- Program Uji Coba: Bandara Abu Dhabi dan mitranya sedang melakukan uji coba solusi pembayaran berbasis kripto, dengan fokus pada penggunaan XRP sebagai aset digital.
- Kolaborasi: Kerja sama antara Al Hail Holding dan Xare bertujuan mengembangkan dompet wisatawan dan teknologi baru untuk meningkatkan keamanan transaksi.
- Skala Masif: Bandara memiliki penumpang sebanyak 29 juta per tahun, memperkuat potensi adopsi kripto dalam aktivitas sehari-hari.