BeritaLokal, Jakarta – Penambang Bitcoin IREN resmi menyelesaikan akuisisi perusahaan pengembang pusat data di Spanyol, Nostrum Group, yang memperkuat posisinya dalam pasar infrastruktur AI di Eropa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi IREN untuk menggabungkan layanan cloud kecerdasan buatan (AI) dengan ekosistem energi terbarukan, menandai pergerakan bisnisnya menuju industri teknologi digital yang berkembang pesat.
Dilansir dari sumber Cointelegraph, akuisisi Nostrum Group sebesar 490 megawatt data di Spanyol memperluas portofolio IREN menjadi sekitar 5 gigawatt kapasitas total. Kapasitas Spanyol mencapai sekitar 10% dari total kapasitas yang dimiliki perusahaan, menunjukkan kekuatan ekonomi dan infrastruktur teknologi di kota tersebut. Pernyataan CEO IREN, Daniel Roberts, menyebutkan bahwa Spanyol memberikan kombinasi energi terbarukan dan konektivitas serat optik yang sangat menarik bagi pengembangan infrastruktur AI.
“Di Eropa, pasar infrastruktur AI adalah salah satu yang paling dinamis dan cepat berkembang,” kata Roberts. “Spanyol menjadi titik masuk strategis untuk memperkuat ekosistem kami.” IREN mengklaim bahwa keputusan ini bertepatan dengan tren global penambangan kripto yang terus menurun karena fluktuasi harga Bitcoin (BTC) dan kesulitan penambangan. Sebagai dampaknya, pendapatan dari penambangan Bitcoin turun signifikan dibandingkan dengan pendapatan layanan cloud AI.
Pendapatan kuartal sebelumnya mencatat peningkatan 30% pada layanan AI, sementara pendapatan penambangan BTC mengalami penurunan drastis dari US$167,4 juta menjadi US$111,2 juta. Perusahaan menyebutkan bahwa kontribusi teknologi AI akan meningkatkan prediksi pendapatan berbasis kontrak, menjawab kebutuhan industri digital yang terus bertumbuh.
Kebijakan ini juga memperkuat posisi IREN dalam mendorong inovasi di sektor AI di Eropa. Saat ini, perusahaan lain seperti HIVE Digital dan Bitdeer sedang mengembangkan infrastruktur AI di Swedia dan Norwegia. Analis Bernstein menyebutkan bahwa IREN dapat secara bertahap menghentikan sebagian bisnis penambangan BTC jika mereka mampu menyeimbangkan ekosistem layanan cloud AI.
Dalam kuartal yang berakhir pada 31 Maret, perusahaan memiliki sekitar 150.000 GPU yang terpasang atau dalam pesanan, yang diperkirakan dapat mendukung pendapatan tahunan sebesar US$3,7 miliar atau Rp65,5 triliun. Meski demikian, pendapatan penambangan BTC masih menjadi sumber utama.
Sementara itu, perusahaan menegaskan bahwa keputusan akuisisi dan pengembangan layanan AI bertujuan untuk mengoptimalkan ekonomi kerja dan memperkuat posisi IREN sebagai penyedia solusi teknologi digital yang andal. Dalam konteks pasar kripto global yang terus berubah, IREN tetap berkomitmen pada eksplorasi potensi di sektor AI dengan menggabungkan keahlian teknologi dan infrastruktur energi.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto.