BeritaLokal, Jakarta – Kolaborasi Imelda Budiman dan Acha Septriasa, Angkat Isu Kesehatan Mental di Film Baru
Dalam era kolaborasi artistik yang semakin marak, Acha Septriasa gandeng aktris andalan Indonesia, Imelda Budiman, untuk mengangkat isu kesehatan mental dengan film baru berjudul 9 Aku Love Heals. Karya ini menampilkan penderita Dissociative Identity Disorder (DID) Anastacia Wella, seorang perempuan asal Kediri yang menjalani perjalanan pemulihan setelah mengalami trauma masa kecil. Kolaborasi antara dua artis ternama ini tidak hanya berfokus pada narasi hiburan, tetapi juga menyajikan pesan edukatif tentang pentingnya dukungan sosial dan pemahaman terhadap keluarga dysfunctional.
Imelda Budiman, yang sejak 2017 sudah menetap di AS bersama keluarganya, mengungkapkan kegembiraannya atas kesempatan ini. Ia menyebut Anastacia Wella sebagai inspirasi kisahnya yang viral di media sosial karena perjuangannya dalam menghadapi DID-sebuah kondisi yang masih sangat jarang dipahami masyarakat luas. “Saya ingin membagikan cerita nyata Indonesia ke layar lebar,” kata Imelda, sambil menekankan bahwa film ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi sebagai media edukasi untuk mengajak publik merasakan pentingnya empati dan perhatian terhadap keluarga yang tidak sehat.
Selain itu, Imelda juga memegang peran ganda dalam produksi film ini. Ia berperan sebagai penulis bersama Andhu Malikulkusno, produser, serta aktor utamanya. “Saya ingin menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami luka batin tetap bisa bangkit dan menemukan harapan,” katanya. Acha Septriasa juga turut berkontribusi dalam menyajikan cerita dengan nuansa emosional yang mendalam, menjadikan film sebagai karya seni yang mampu membangun empati bagi penonton.
Film 9 Aku Love Heals menampilkan perjalanan Anastacia Wella dari keadaan penderitaan hingga pemulihan dengan dukungan orang terdekat. Dalam wawancara, Imelda menyampaikan bahwa pesan kemanusiaannya yang dalam adalah bahwa kekuatan cinta dan penghargaan terhadap diri sendiri bisa menjadi solusi bagi trauma. “Film ini ingin membuka ruang untuk menumbuhkan harapan,” ujarnya.
Sementara itu, Acha Septriasa menyatakan bahwa karyanya tidak hanya berupa film hiburan, tetapi juga sebuah upaya mendorong penonton untuk mendalami isu kesehatan mental. “Kita ingin melihat bagaimana perubahan emosional dan kekuatan individu bisa terjadi dalam konteks keluarga yang tidak sehat,” katanya.
Dengan kolaborasi ini, Imelda Budiman dan Acha Septriasa menunjukkan bahwa kisah nyata tentang trauma dan pemulihan bisa menjadi cermin keberanian manusia. Film 9 Aku Love Heals diharapkan mampu menyentuh hati penonton dan menginspirasi mereka untuk lebih peduli terhadap isu kesehatan mental di sekitar mereka.