ADES Masuk Bisnis Permen, Siapkan Investasi Rp 46,2 Miliar

BeritaLokal, Jakarta – PT Akasha Wira International Tbk (ADES) mengambil langkah strategis untuk memperluas bisnisnya dengan memasuki industri permen gummy melalui investasi sebesar Rp 46,2 miliar. Pergerakan ini menjadi bagian dari peta strategi diversifikasi perusahaan yang bertujuan mengeksplorasi peluang pertumbuhan pasar makanan ringan di Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi BEI, ADES mengungkapkan rencana memperkuat bisnis produk gummy dengan menggabungkan konsep indulgent dan functional gummy. Produk yang akan diproduksi menawarkan cita rasa premium sekaligus nilai tambah kesehatan melalui kandungan vitamin atau zat aktif lainnya. Pasar gummy di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 15,2 triliun pada 2026, dengan segmen functional gummy diproyeksikan tumbuh sebesar CAGR 8,54%.

Investasi yang dialokasikan mencakup pengadaan mesin senilai Rp 37,69 miliar, tanah Rp 4,43 miliar, dan bangunan Rp 4,1 miliar. Proyek ini akan dimulai pada 2027 dengan kapasitas produksi 50 juta sachet per tahun, meningkat menjadi 47,52 juta sachet pada 2030. Perusahaan memproyeksikan pendapatan 2026 mencapai Rp 41,67 miliar dan naik hingga Rp 335,28 miliar pada 2030, sementara laba bersih diproyeksikan meningkat dari Rp 12,2 miliar menjadi Rp 110,27 miliar.

Pengembangan bisnis ini dijalankan di kawasan Cikande, Banten. ADES menekankan bahwa keberhasilan operasional akan bergantung pada kemampuan manajemen dalam mengelola risiko produksi dan pemasaran produk gummy yang baru. Dengan strategi diversifikasi, perusahaan berharap dapat memperkuat posisi di pasar konsumen Indonesia sekaligus menjangkau segmen ekstra.

Dengan pendanaan internal dan fokus pada kualitas produk, ADES berharap bisa menjadi pionir dalam industri permen gummy lokal. Kinerja ekosistem pasar makanan ringan di Indonesia terus berkembang, memperkuat kebutuhan investor untuk mencari peluang bisnis yang menjanjikan.