MacBook Layar Sentuh Pertama Apple Mulai Terendus

BeritaLokal, Jakarta – Rumor soal MacBook layar sentuh pertama Apple kembali ramai dibahas di internet, dengan petunjuk terkait pengumuman macOS 27 Golden Gate yang membawa perubahan signifikan dalam antarmuka berbasis sentuhan. Kali ini, leaker asal China, Instant Digital, mengungkapkan kemungkinan Apple merilis MacBook dengan layar sentuh di masa depan. Meski belum resmi, informasi ini memperkuat deret bocoran sebelumnya yang menyebutkan model MacBook Pro kelas atas dengan desain baru dan teknologi terbaru.

Selama ini, MacBook tidak memiliki fitur layar sentuh, hingga saat ini. Namun, kemunculan macOS 27 Golden Gate menunjukkan eksperimen Apple dalam menggabungkan pengalaman layar sentuh dengan perangkat desktop. Salah satu fitur yang muncul adalah dukungan Sidecar untuk iPad, memungkinkan pengguna menyentuh antarmuka macOS langsung dari layar iPad saat aktivasi SideCar. Selain itu, gestur pull-to-refresh di sejumlah aplikasi bawaan seperti Safari dan Calendar juga berpotensi diterapkan pada Mac, mirip dengan iPhone dan iPad.

Terkait teknologi, rumor menyebut MacBook layar sentuh akan menggunakan panel OLED yang menawarkan kualitas visual lebih tinggi, ketebalan yang lebih rendah, serta efisiensi daya. Selain itu, Dynamic Island di layar juga menjadi spekulasi, dengan area kamera depan berubah menjadi potongan layar interaktif seperti di iPhone. Kenaikan harga kemungkinan besar akan mencerminkan perubahan ini, karena penggunaan OLED dan desain baru diperkirakan meningkatkan biaya produksi.

Di sisi lain, sosok John Ternus, calon CEO Apple setelah Tim Cook, menjadi pusat perhatian. Ia diungkapkan sebagai pendukung MacBook Neo, laptop premium dengan harga USD 599 (sekitar Rp 10,3 juta). Kehadiran Ternus dalam acara media menunjukkan visi utamanya untuk mengubah strategi Apple, yang sebelumnya fokus pada produk premium. Keputusan Apple memasukkan prosesor seluler ke dalam komputer penuh serta mempertahankan kapasitas RAM 8GB di tengah tuntutan industri dianggap sebagai risiko besar, tetapi juga menunjukkan kemampuan perusahaan untuk berani mengambil langkah baru tanpa merusak identitasnya.

Sementara itu, Apple masih menjaga jarak harga yang cukup jauh dari kompetitor Android kelas menengah. Dengan MacBook Neo, perusahaan ini memperlihatkan keberanian dalam menghadapi tantangan pasar. Perubahan ini bukan hanya terkait teknologi, tetapi juga menjadi indikator arah perusahaan di bawah kepemimpinan Ternus.

error: Content is protected !!