JMFF 2026 Jaring 1.000 Peserta, Perkuat Ekosistem Film Menuju Jakarta Kota Sinema

BeritaLokal, Jakarta –

Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 resmi dibuka di GOR Otista, Jakarta Timur, pada 11 Juni 2026. Ajang ini menarik peserta dari Jawa dan Bali hingga 1.000 orang, dengan fokus pada pembuatan film pendek bertema “Milenial dan Bela Negara.” Festival ini dihadirkan untuk mengedukasi masyarakat, memperkuat ekosistem perfilman, serta mendukung kreativitas generasi muda.

Sejumlah narasumber berpengalaman turut menjadi pembicara dalam workshop acara. Indrayanto Kurniawan, Arturo GP, Eric Gunawan, Dewi Alibasah, dan Joko Santoso memberikan wawasan tentang teknik produksi film pendek. Budi Mulyawan, Ketua Panitia JMFF 2026, menyatakan bahwa festival ini bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa dan sineas baru, sambil memperkuat ekosistem perfilman di Jakarta serta Indonesia.

Pada acara puncak, yang berlangsung dari 11 hingga 25 Juli 2026, peserta akan mengikuti kompetisi film pendek dengan subtema bebas. JMFF tahun ini menargetkan penyerapan 500 film untuk diikutsertakan, meski target sebelumnya mencapai 315 film pada edisi pertama. Acara berlangsung secara simultan di Taman Ismail Marzuki, sekaligus memperingati HUT RI ke-81.

Dalam wawancara eksklusif, Budi Mulyawan menjelaskan bahwa JMFF 2026 tidak hanya menjadi ajang berekspresi, tetapi juga sebagai platform kolaborasi antarpelajar dan sineas. “Film pendek adalah medium yang relevan dengan generasi muda yang gemar berkreasi dan eksplorasi ide-ide baru,” kata dia. Festival ini diharapkan mendorong lahirnya sineas berbakat yang siap bersaing di tingkat internasional.

Budi Mulyawan juga menyampaikan bahwa terbentuknya Jakarta Film Commission menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perfilman. Lembaga ini akan memberikan dukungan teknis, pemasaran, dan pelatihan bagi sineas se Indonesia. Dengan demikian, JMFF 2026 diharapkan menjadi katalis pembangunan Jakarta sebagai pusat sinema yang dinamis.