Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik

BeritaLokal, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan LPG tidak mengalami perubahan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Kebijakan ini diumumkan usai adanya penyesuaian kenaikan harga BBM komersial nonsubsidi, seperti Pertamax RON 92, yang menjadi perhatian pemerintah.

Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan terkait BBM subsidi tetap dijaga agar tidak mengalami kenaikan. Hal ini dilakukan sebagai instrumen utama untuk melindungi kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada BBM penugasan dan subsidi untuk kebutuhan sehari-hari, seperti transportasi dan perawatan rumah tangga. “Kami memastikan harga BBM bersubsidi tidak berubah sama sekali,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Namun, kondisi berbeda diterapkan untuk jenis bahan bakar komersial. Harga Pertamax murni menyesuaikan dengan harga pasar saat ini. Bahlil menjelaskan bahwa perhitungan harga nonsubsidi akan dilakukan secara bijak oleh pelaku usaha, baik Pertamina maupun pelaku swasta lainnya. “Harga nonsubsidi ini mengikuti perkembangan pasar, dan kita akan memantau secara berkala,” kata mantan Menteri ESDM.

Pemerintah juga tengah merancang kebijakan pemberian stimulus atau insentif tambahan untuk menekan dampak kenaikan harga BBM komersial. Meski belum final, opsi skenario penyelamatan ekonomi masih dihitung secara matang oleh lintas kementerian.

Selain itu, pemerintah terus memetakan segmentasi konsumen untuk menyesuaikan kebijakan harga dengan kelompok masyarakat yang paling rentan. Prioritas utama ditujukan pada keluarga dengan ekonomi terbatas, sementara kelompok dengan kemampuan ekonomi lebih baik dapat mendapatkan bantuan nonsubsidi. “Kita sedang mengkaji semua alternatif agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambah Bahlil.

Reporter: Nur Habibie

error: Content is protected !!