Kondisi Haji Bolot Setelah Kena Serangan Jantung: Sudah Stabil dan Bisa Bercanda

BeritaLokal, Jakarta – Komedian senior Haji Bolot menghadapi perawatan intensif di rumah sakit akibat serangan jantung, dengan kondisi kesehatannya saat ini stabil dan dalam masa pemulihan. Hal ini dilaporkan oleh asisten pribadi, Wahyu Ramadhan, yang menjelaskan kronologi kejadian dan penyebabnya.

Pada akhir Mei 2026, Bolot dirawat di rumah sakit karena muncul gejala sesak napas. Ia dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, pada tanggal 28 Mei 2026. Wahyu mengatakan bahwa kondisi Bolot “tiba-tiba” meminta bantuan untuk diantar ke rumah sakit, meski ia tidak memiliki riwayat penyakit serius sebelumnya. Gejala sesak napas tersebut diperkirakan terkait gaya hidup kurang sehat dan kebiasaan merokok yang dijalani pria 56 tahun ini.

Selama perawatan, Bolot tetap dalam kondisi sadar dan stabil. Ia dilakukan evaluasi di ruang ICCU (Intensive Care Unit) untuk memastikan tidak ada gejala kritis. Wahyu mengatakan bahwa keadaan Bolot “sudah ringan” karena ia masih bisa berkelakar, menunjukkan bahwa perawatan tidak memengaruhi kemampuannya berbicara atau membuat kelakarnya terganggu.

Wahyu menjelaskan bahwa serangan jantung ini diduga akibat faktor-faktor seperti kebiasaan merokok dan gaya hidup yang kurang sehat. “Bolot sudah perokok tua, mungkin karena itu,” kata dia. Meski demikian, ia memastikan tidak ada riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Sementara itu, Bolot diharapkan sembuh sepenuhnya dan kembali aktif dalam aktivitas artis. Wahyu mengajak masyarakat memberi doa agar pria yang dikenal humoristik ini bisa cepat pulih. “Alhamdulillah kondisi sudah stabil, kita harapkan Baba segera keluar dari rumah sakit,” ujarnya.

Kondisi Bolot tidak terkait dengan penyakit serius lainnya. Ia tetap dalam pemulihan, dan perawatan di RS Fatmawati terus berlangsung hingga saat ini. Kebijakan medis yang tepat ditempuh oleh tim kesehatan untuk memastikan kesembuhan secepat mungkin.

BeritaLokal, Jakarta, Komedian Haji Bolot masuk rumah sakit akibat serangan jantung pada Mei 2026, dengan kondisi saat ini stabil dan dalam pemulihan. Penyebabnya diperkirakan terkait gaya hidup kurang sehat serta kebiasaan merokok.

error: Content is protected !!