BeritaLokal, Belawan – Kegiatan kunjungan industri ke Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menghadirkan mahasiswa Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Bina Nusantara (Binus) pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa tentang peran pelabuhan dalam mendukung perdagangan internasional, rantai pasok, dan sistem logistik nasional.
Selain sesi diskusi dan presentasi, peserta juga berkesempatan mengamati langsung aktivitas operasional pelabuhan, termasuk proses pelayanan kapal, kegiatan bongkar muat, serta layanan pendukung yang menjaga kelancaran distribusi logistik. Mereka dinilai memperkuat wawasan mereka terkait sektor maritim dan logistik dengan menghadirkan sumber daya manusia yang memiliki pengalaman praktis di lapangan.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Belawan, Yusrizal, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam mengeksplore industri maritim dan logistik. “Kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran pelabuhan sebagai pintu gerbang utama arus barang dan perdagangan di Indonesia,” kata Yusrizal, sementara menekankan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Pelindo Regional 1 Cabang Belawan menyambut baik kunjungan akademisi sebagai sarana memperkuat hubungan antar perguruan tinggi dan dunia industri. Dengan menghadirkan mahasiswa, perusahaan diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pendidikan dengan praktik bisnis nyata. Mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, serta memahami secara langsung peran pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global.
Kegiatan ini juga menunjukkan kesiapan Pelindo Regional 1 Belawan untuk terus menjadi pionir dalam menyediakan layanan logistik yang andal, sekaligus menjadi jembatan antara pendidikan tinggi dengan dunia industri. Dengan sinergi tersebut, diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan pasar global dan kebutuhan perekonomian nasional.