BeritaLokal, Jakarta – Ubisoft PHK Massal Lagi: 2 Studio Ditutup, 165 Karyawan Terkena Dampak
Selain mengadakan restrukturisasi perusahaan tahun lalu, Ubisoft kini memperketat langkah PHK massal di beberapa studio. Kabar buruk ini muncul setelah perusahaan menyatakan akan menutup dua studio, yaitu Winnipeg dan Belgrade, yang menjadi bagian dari strategi pengelolaan biaya dan penguatan operasional selama dua tahun terakhir.
Studio Terkena PHK: Winnipeg & Belgrade
Dilansir dari sumber internal Ubisoft, karyawan di studio Winnipeg mengalami PHK dengan jumlah 65 orang, sementara 100 pegawai di studio Belgrade kehilangan pekerjaan. Total 165 karyawan terkena dampak, menjadikan ini salah satu PHK massal terbesar pada tahun 2026. Pada bulan Februari lalu, Ubisoft Toronto juga melakukan PHK untuk 40 orang, menunjukkan tren yang terus berlanjut.
Strategi Rekayasa Perusahaan
Perusahaan mengklaim bahwa keputusan ini bertujuan meminimalkan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Selain itu, reorganisasi ini mencakup penutupan studio Barcelona dan San Francisco. Di studio Barcelona, 120 pengembang diambil alih dalam tim pengembangan Rainbow Six Siege, sementara di San Francisco, divisi IT, Marketing, dan non-pengembangan tetap beroperasi meski tim pengembangan sebelumnya ditutup pada 2024.
Kabar Tidak Pasti
Hingga saat ini, Ubisoft belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang PHK massal ini di publik. Namun, pihak perusahaan mengingatkan bahwa keputusan ini berdampak besar terhadap banyak karyawan dan masyarakat sekitar.
Informasi tambahan: BeritaLokal menampilkan artikel lain dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]