[BeritaLokal], Jakarta – Fajar Nugra kembali memeriahkan layar lebar sebagai pemeran utama film horor serius Pemikat Jiwa, karya sutradara Dom Dharmo, yang akan tayang di bioskop mulai 9 Juli 2026. Film ini, produksi bersama Makara Production, Nusa Indonesia Bercerita, Jupiter, dan Salembe, menghadirkan Fajar Nugra sebagai Jay, seorang jagal ayam yang terobsesi mendapatkan cinta Wulan, namun akhirnya terjebak dalam ritual mistis yang membuka pintu ke kekuatan berbahaya.
Penyebab utama ketidaknyamanan yang dialami Fajar selama empat hari syuting bukan akibat dari tekanan produksi, tetapi dari pergeseran mental yang mendalam. “Ya, menjalani film Pemikat Jiwa ini, pas hari pertama syuting, rasanya kayak enggak napak Bumi. Benar-benar kayak… ya Allah, deg-degan banget menjalani karakter Jay. Di luar comfort zone-ku yang berkomedi,” ujarnya dalam wawancara eksklusif setelah peluncuran trailer di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Fajar, yang dikenal sebagai komika alumni Stand Up Comedy Indonesia musim keenam, mengatakan bahwa film ini bukan tentang tawa, tetapi tentang ketegangan psikologis dan spiritual. “Tidak ada komedi sama sekali. Trailer terlihat lucu karena kostum, tapi dari segi akting dan verbal, 100 persen serius,” lanjutnya. Ia menekankan bahwa Jay bukan karakter yang bisa dianggap “hanya” sebagai tokoh horor, melainkan representasi dari perjuangan manusia yang terjebak dalam cinta, keinginan, dan kekuatan mistis yang tidak bisa dihindari.
Rasa tak nyaman dan deg-degan yang dirasakan Fajar bukan hanya personal. Rekan-rekan pemain, termasuk Givina dan Adelia Rasya, juga mengakui pengalaman yang sama. “Sebenarnya aku orang yang denial sama hal mistis. Kalau di rumah ada bunyi aneh, aku pasti mikirnya itu suara styrofoam atau hal logis lainnya. Tapi karakter Jay ini sangat serius, overthinking-ku jadi minta ampun,” ujar Givina, yang mengakui bahwa nuansa mistis di lokasi syuting memang sangat kuat.
Fajar menggambarkan pengalaman ini sebagai “pengalaman baru” yang tak bisa diulang dalam karier aktingnya. “Hawanya memang terasa beda. Mistisnya ada banget. Itu jadi pengalaman baru buat aku yang biasanya enggak bisa serius,” katanya. Ia menambahkan bahwa rasa deg-degan yang awalnya dianggap sebagai hambatan, justru menjadi motivasi untuk mengekspresikan karakter dengan intensitas maksimal. “Aku yakin, rasa deg-degan itu bisa membuahkan hasil yang terbaik karena aku enggak mau terlalu santai dalam membawakan karakter ini. Semoga pesannya bisa ter-deliver dengan baik.”
Pemikat Jiwa mengisahkan kisah Jay yang, setelah segala cara merebut cinta Wulan gagal, memilih jalan sesat dengan mempelajari ajian Pemikat Jiwa. Namun, ritual yang dijalankannya malah membuka pintu bagi kekuatan yang jauh lebih berbahaya. Dengan nuansa mistis yang kental dan tema pelet yang menghantui pikiran, film ini menawarkan pengalaman penonton yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga mengundang refleksi mendalam.
Dengan syuting yang penuh ketegangan dan keterlibatan emosional, Fajar Nugra tidak hanya membawa karakter Jay ke layar, tetapi juga membawa penonton ke dalam dunia yang penuh misteri dan keputusan yang tidak bisa diulang. Film ini, yang tayang 9 Juli 2026, diharapkan menjadi salah satu penanda baru dalam genre horor Indonesia yang menggabungkan nuansa mistis, psikologis, dan kisah cinta yang terjebak dalam kekuatan abadi.