BeritaLokal, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, mengungkap rencana lelang proyek pembangunan Sekolah Rakyat di 11 titik tambahan. Targetnya, kontrak pengerjaan dapat selesai pada Juli 2026. Proyek ini bertujuan untuk melengkapi pembangunan 93 sekolah rakyat yang akan rampung pada 20 Juni 2026 mendatang.
Dody menjelaskan, 11 titik tambahan ini akan dilakukan lelang bulan ini, dengan harapan selesai dalam Juni dan tanda tangan kontrak Juli. Progres pembangunan saat ini mencapai 70 persen untuk 93 lokasi, dengan percepatan pembangunan terus dikebut setiap hari. “Sekolah rakyat itu progres rata-rata untuk 93 lokasi sekitar hampir 70 persen,” kata Dody.
Selain itu, ada beberapa kendala seperti masalah lahan dan aspek lain yang memengaruhi progres. Dody mengakui bahwa beberapa lokasi belum siap lahan, sehingga proyek hanya bisa dilanjutkan setelah siap. “Harusnya targetnya total 100 ya. Cuman kemarin ada beberapa lokasi yang lahannya belum siap dan seterusnya, dan ini kebetulan sudah siap dan kita sekarang langsung lelang,” katanya.
Pembangunan 93 sekolah rakyat dianggap penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Dody menyebutkan bahwa target penyelesaian adalah 20 Juni 2026, meski sebagian lokasi belum sepenuhnya rampung. “Tapi saya akui bahwa mungkin dari 93 lokasi tidak semua. Mungkin 80 persen plus itu mudah-mudahan kita upayakan maksimal bisa selesai,” ujarnya.
Dody juga menegaskan bahwa kontraktor sedang mempercepat pembangunan untuk mengejar target sebelum dimulainya tahun ajaran baru. “Semua penyedia jasa sepertinya memang sedang optimis, sedang berlari kencang untuk ngejar 20 Juni bisa selesai,” kata Dody.
Dalam pertemuan di Kantor Kementerian PU, Dody mengungkapkan bahwa ada perbaikan proses pembangunan di beberapa daerah yang sempat tertinggal. Daerah seperti Singkawang, Brebes, dan Lombok Utara sudah mulai membaik setelah koordinasi dengan BUMN Karya. “Kami koordinasi hampir tiap hari dengan COO Danantara Pak Dony. Kalau mereka punya kesulitan finansial atau apapun misalnya itu bisa dibantu sehingga progresnya tidak terhambat,” kata Dody.
Proyek Sekolah Rakyat di 11 titik tambahan ini menjadi bagian dari upaya PUPR dalam meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi ketimpangan sosial. Meski ada tantangan, Dody tetap optimistis bahwa target penyelesaian bisa dicapai sesuai rencana.
Artikel Terkait
Juru Bicara IKN Troy Pantouw Meninggal
26 Juli 2026
Stasiun Bekasi Ekstensi Resmi Dibuka, Jadi Titik TOD
24 Juli 2026
Sekolah Rakyat Jember Miliki Lapangan FIFA, Fasilitas Utama
22 Juli 2026
BLU Rancang Satu Entitas untuk Perizinan Perumahan
22 Juli 2026
APBN Tetap Ekspansif, S&P Jaga Peringkat Kenaikan Indonesia
21 Juli 2026
Investasi Energi Besar Proyek ABADI di Blok Masela
18 Juli 2026
Tya Ariestya Siap Buka Kos Cilandak, Rumah Ramah Mahasiswa
17 Juli 2026
Proyek Energi ABADI Blok Masela Sumbang Rp 2,477 Triliun
17 Juli 2026
Memuat komentar...