beritalokal.my.id, Jakarta – Industri sinema Hollywood tengah heboh dengan film horor anyar dari A24, Backrooms. Dilansir dari People, Selasa (2/6/2026), film ini mendominasi box office Amerika Serikat pada akhir pekan lalu. Film yang dibintangi Renate Reinsve, Chiwetel Ejiofor, dan Mark Duplass ini meraup US$ 81,5 juta setelah dirilis pada 29 Mei, lebih dari dua kali lipat film lainnya di bioskop. Hal lain yang menarik perhatian adalah sosok sutradara film ini, Kane Parsons.
Sang sineas ternyata masih berusia sangat muda, 20 tahun. Pencapaian gemilang Backrooms, membuat pria ini dinobatkan sejumlah media sebagai sutradara termuda yang karyanya mencapai puncak box office. The Hollywood Reporter, Deadline dan Variety mencatat, sebelumnya rekor ini dipegang Josh Trank, yang meraihnya saat ia berusia 27 tahun, lewat Chronicle yang rilis pada 2012.
Catatan lain, Kane Parsons sutradara termuda dalam A24. Perjalanan karier Kane Parsons sendiri terbilang unik. Ia pertama kali dikenal di jagat maya sebagai kreator konten. Salah satu unggahan populernya adalah serial The Backrooms (Found Footage), yang viral dan menjadi dasar film baru tersebut.
Karya Kane Parsons langsung menarik perhatian James Wan, sineas yang dikenal lewat deretan film horor seperti Saw, Insidious, hingga The Conjuring. Diwartakan Variety, ia langsung berkomunikasi via daring dengan Kane Parsons.
James Wan Temui Kane Parsons yang Masih SMA
PerbesarFilm Backrooms. (YouTube/ A24)
Tanpa ia sadari saat itu Kane Parsons masih di bawah umur, tepatnya 16 tahun, dan menghadiri meeting dengan ditemani ayahnya. “Kami tak sadar, sampai akhirnya kami tahu bahwa Kane masih duduk di bangku SMA,” kata James Wan.
Meski Kane Parsons belum dewasa, James Wan sudah punya keyakinan kuat bahwa konten “Backrooms” yang mengambil pendekatan found footage punya potensi besar untuk dibuat film panjang. “Rasanya unik, berbeda,” tuturnya.
Tunda Kuliah demi Membuat Film
PerbesarFilm Backrooms. (YouTube/ A24)
Diwartakan IndieWire, Kane Parsons menghabiskan tahun terakhir di SMA-nya untuk mengurus kolaborasi di Backrooms dengan para petinggi Hollywood. Ia juga dikabarkan, akhirnya memutuskan untuk menunda kuliah setelah menjalin kesepakatan dengan A24 dan menyutradarai Backrooms.
“Rasanya kayak, boom, tiba-tiba terbuka jalan baru terbentang, yang masih berisiko,” katanya tentang memilih Hollywood daripada kuliah.
Film Backrooms, Sempat Viral di Indonesia
Film Backrooms berkisah tentang Clark (Chiwetel Ejiofor) memerankan seorang manajer toko furnitur yang menemukan ruangan kuning tanpa ujung yang aneh di tempatnya bekerja. Ia berkali-kali mengunjungi tempat tersebut, hingga akhirnya menghilang. Terapis yang menanganinya, Dr. Mary Kline (Renate Reinsve), menyusul untuk mencarinya.
Sementara itu, unggahan A24 di Instagram tentang film ini sempat viral di Indonesia. Pasalnya, terdapat audio berbahasa Indonesia yang ditampilkan saat Clark masuk dalam ruangan misterius ini. Audio tersebut merupakan rekaman The Golden Record milik NASA yang dikirim ke luar angkasa pada 1977 dan isinya adalah ucapan salam dari berbagai bahasa, termasuk Indonesia.
“Selamat malam, hadirin sekalian. Selamat berpisah dan sampai bertemu lagi di lain waktu,” begitu isi kalimat yang diucapkan pria bernama Ilyas Harun.
