beritalokal.my.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, dibuka menguat 11,67 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.207,10.
Dikutip dari Antara, Rabu (3/6/2026), kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,25 poin atau 0,04 persen ke posisi 619,02.
Prediksi IHSG Hari Ini
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Rabu, (3/6/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.362-6.484. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG naik 1,11% ke 6.195, tetapi disertai dengan munculnya volume tekanan jual meskipun tidak begitu besar, pergerakannya pun cenderung sideways pada perdagangan saham Selasa, 2 Juni 2026.
“Kami memperkirakan, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.
Ia menuturkan, area penguatan IHSG akan menguji 6.362-6.484, dengan area koreksi terdekat berada di 5.889-6.080. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.996,5.899 dan level resistance 6.318,6.459 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance di 5.880-6.220.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Di sisi lain, Herditya memilih saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Rekomendasi Teknikal
PerbesarSuasana pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)
1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Buy on Weakness
BRPT terkoreksi 0,52% ke 1.930 tetapi disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi BRPT diperkirakan berada di awal wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.750-1.845
Target Price: 2.140, 2.520
Stoploss: below 1.600
2. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) – Trading Buy
Saham IMPC menguat 3,01% ke 1.880 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi IMPC saat ini berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B),” ujar Herditya.
Trading Buy: 1.790-1.855
Target Price: 2.020, 2.240
Stoploss: below 1.745
Rekomendasi Teknikal Lain
PerbesarIHSG melemah sejak awal perdagangan yang dibuka pada level 8.027,82. Berdasarkan data RTI, Kamis (29/1/2026), IHSG sore turun 88,354 poin atau setara 1,06 persen ke posisi 8.232,201. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)
3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Buy on Weakness
Saham INCO terkoreksi ke 4.730 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B),” kata dia.
Buy on Weakness: 4.150-4.370
Target Price: 5.025, 5.575
Stoploss: below 4.110
4. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) – Buy on Weakness
Saham KLBF terkoreksi 3,25% ke 745 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di fase downtrendnya. “Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C),” ujar dia.
Buy on Weakness: 690-740
Target Price: 785, 840
Stoploss: below 635
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
