beritalokal.my.id, Jakarta – Jelang konser 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta Pusat, 13 Juni 2026, sejumlah persiapan dilakukan. Selain berlatih vokal dengan aransemen baru, para personel Yovie & Nuno menggelar program road to konser, dengan mengunjungi sejumlah sekolah dan kantor media. Salah satunya, menjungi kantor beritalokal.my.id di Gedung KLY Jakarta, belum lama ini. Selain membahas konser, kibordis Ady Julian, bersama vokalis Adhyra Yudhi dan Chico Andreas membahas album dalam format extended play atau EP Kilometer.
Kilometer menandai comeback Yovie & Nuno setelah 12 tahun tak merilis album. Kali terakhir band ini melepas album Still The One pada 2014 dengan hit “Sakit Hati” dan “Tanpa Cinta.” Lagu-lagu dalam EP Kilometer, merefleksikan beragam fase hubungan asmara. Yang lagi sayang-sayangnya lalu ditinggal pergi ayang ada lagu “Misal.” Untuk yang sedang menjalani LDR (hubungan jarak jauh) lalu menghadapi kesepian hingga overthinking, “Kilometer” terasa sangat mewakili. Mereka juga merekam lagu lawas Yovie & Nuno, “Bunga Jiwaku.”
“Kamu lagi kasmaran, kecintaan sama orang, ada ‘Bunga Jiwaku.’ Alhamdulillah, ini lagu sempat viral di medsos. Kamu sedang mengalami fase move on dan pasang target mencari yang baru, ada lagu ‘Yang Baru’ lo,” kata Adhyra Yudhi.
Versi asli “Bunga Jiwaku” ada di album The Special One yang diluncurkan Sony Music pada 2007. “Bunga Jiwaku” bukan satu-satunya lagu lawas yang direkam ulang. Kilometer memuat dua lagu lama lainnya, yang diremajakan dengan aransemen musik maupun vokal baru.
Dari Sejarahnya…
PerbesarYovie & Nuno.
Dua lagu yang dimaksud “Indah Kuingat Dirimu” dari album Semua Bintang dan “Sempat Memiliki,” tembang penutup dari album The Special One yang sukses besar di pasar. Keputusan merekam ulang lagu lawas bukan tanpa alasan.
“Kalau dari sejarahnya, ada beberapa kandidat lagu termasuk dari album kedua dan ketiga. Setelah mempertimbangkan lebih lanjut dari tim, Mas Yovie, dan Sony Music lewat diskusi, maka dipilih tiga lagu,” Ady Julian menjelaskan.
Tiga Lagu Lawas
PerbesarYovie & Nuno.
“(Tiga lagu) inilah yang dianggap bisa mempresentasikan DNA baru Yovie & Nuno. Jadi konsepnya, lagu lama rasa baru,” imbuh Ady Julian seraya membahas rahasia sukses Yovie & Nuno bertahan di industri musik.
Selain bersifat genderless, karya Yovie Widianto untuk band ini tak melulu soal patah hati dan galau. Adhyra Yudhi menyebut dari album Semua Bintang hingga Kilometer, ada beragam tema yang mewakili siklus cinta.
Komplet Banget Katalog Lagunya
PerbesarYovie & Nuno.
Lagu dengan tema beragam itu dinyanyikan para vokalis Yovie & Nuno dengan soul. Saat jatuh cinta, pendengar bisa merasakan hati berbunga-bunga ala cowok. Saat patah hati pun, audiens bisa berempati atas apa yang disuarakan sang vokalis.
“Yovie & Nuno itu komplet banget katalog lagunya dari jatuh cinta, diselingkuhi, patah hati. Pokoknya semua siklus cinta kalian itu ada di lagu-lagu Yovie & Nuno. Kalian tinggal cari saja mana yang pas dengan suasana hati,” ulas Adhyra Yudhi.
