Harga Kripto Memerah: Bitcoin dan Altcoin Utama Kompak Merosot

BeritaLokal, Jakarta – Pergerakan pasar kripto dalam 24 jam terakhir ditopang oleh tekanan jual yang memaksa sebagian besar aset digital papan atas berada di zona merah. Bitcoin (BTC), dengan kapitalisasi pasar USD 1,43 triliun, mengalami penurunan 3,65% hingga mencapai level USD 71.276,25, sementara Ethereum (ETH) dan Tether (USDT) tetap bertahan di zona hijau.

Selain itu, beberapa aset seperti Hyperliquid (HYPE) dan Dogecoin (DOGE) mengalami kenaikan, sementara stablecoin USDC dan USDC tetap stabil mendekati nilai USD 1. Data dari Coinmarketcap.com menunjukkan pergerakan 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin tetap menjadi aset terbesar dunia, meski harga turun 3,65% dalam 24 jam. Ethereum, dengan kapitalisasi USD 241,42 miliar, mengalami penurunan 0,76% ke level USD 2.000,74. Peningkatan minat investor terhadap ekosistem Ethereum tetap berlanjut. Tether (USDT) mempertahankan posisinya sebagai stablecoin terbesar dengan kapitalisasi pasar USD 187,98 miliar, meski harga hanya melemah 0,01% dalam periode tersebut.

BNB, tulang punggung ekosistem Binance, turun 2,63% ke level USD 692,33, sementara XRP mengalami koreksi 2,92% hingga USD 1,29. Di bawahnya, Solana (SOL) dan Tron (TRX) terkena tekanan jual lebih keras. Solana berada di posisi keempat dengan kapitalisasi USD 46,99 miliar, mengalami penurunan 1,64% dalam 24 jam. Tron (TRX) turun 1,98% ke level USD 0,3433 setelah mencatat kenaikan sebelumnya.

Stablecoin USDC tetap bertahan di zona hijau dengan kapitalisasi USD 75,90 miliar, meski harga hanya melemah 0,01%. Hyperliquid (HYPE) naik 1,83% menjadi USD 74,08, sementara Dogecoin (DOGE) mengalami kenaikan 0,12% ke level USD 0,1006. Di bawahnya, Zcash (ZEC) merosot 4,58% hingga USD 545,56, sementara Cardano (ADA) melemah 2,24% ke level USD 0,2304.

Di antara aset yang mengalami koreksi terparah adalah Stellar (XLM), yang turun 5,10% hingga USD 0,2465, menjadi aset dengan kinerja terburuk dalam daftar tersebut. Chainlink (LINK) berada di posisi ke-15 dengan kapitalisasi USD 6,56 miliar, mengalami penurunan 1,53% ke level USD 9,02.

Pergerakan pasar kripto terus dipengaruhi oleh faktor ekonomi global dan tren investor yang lebih memilih aset lindung nilai seperti stablecoin. Meski ada perbedaan antara aset utama dan aset niche, tren jual pada akhir pekan ini menunjukkan kekhawatiran akan kinerja pasar dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

0